Para Pengikut
LELAKI itu dan para pengikutnya --yang kesemuanya percaya dan yakin seyakin-yakinnya---jika harta berujud uang sejumlah enam miliar itu akan jadi milik masing-masing. Sama rata, tanpa kurang sesen pun. Tentu saja, perolehan itu akan menjadi milik mereka jika syarat sudah dilakoni dengan saksama.
Mereka yang semuanya berjenis kelamin laki-laki berkumpul di ruang tengah rumah Mang Ikin. Rumah yang diperoleh bukan dari hasil keringat kerja ataupun usaha. Namun warisan mendiang ibunya yang meninggal belasan tahun silam. Rumah yang kini ditempati Mang Ikin bukan satu-satunya peninggalan. Masih ada rumah yang lebih besar di sebelah timur yang kini disewakan pada suami-istri normal dalam hal pikiran. Tentu saja, normal dalam artian tidak melenceng seperti pikiran Mang Ikin dan p