Sekitar jam dua belas malam, di Dark Forest yang rimbun dengan segala aneka tumbuhan telah berkumpul keempat kelompok serigala yang menanti keempat anak Alpha merebutkan takhta Alpha Dunia.
Bulan purnama bagai cahaya mendung yang memancarkan kesakralannya, para serigala saling melihat sinis dan penuh ambisi. Taring-taring mereka seakan terbentuk oleh dendam dan akan saling menikam. Siapa yang kuat maka dialah yang bertahan, siapa yang memiliki kelebihan, maka dialah pemenangnya.
Akan tetapi, di tengah-tengah hutan yang rimbun dengan pepohonan ini, di antara puluhan serigala yang berjejer sesuai dengan kelompoknya masing-masing, tidak terlihat anak keempat Alpha yang akan merebutkan takhta. Entah kemana mereka?
Padahal ketika bulan purnama telah berbentuk bulat sempurna, pertarungan seh