Sejak awal kehadiran Future di tengah-tengah situasi kehidupan Alan yang terlepas-pasan dan sangat anak kos sekali. Sempat sangat tidak diterima oleh Alan pribadi dikarenakan banyak faktor yang lelaki itu pikirkan sebelum memutuskan untuk membiarkan Future tinggal bersama dengannya.
Belum lagi kota yang menjadi tempat tinggalnya sekarang adalah kota Jakarta Pusat. Sebuah Ibu kota yang ramai dengan berbagai macam hiruk pikuk dan kegiatan orang-orang khusus untuk mereka yang sibuk bekerja. Sebuah kota milenial yang semuanya telah serba digital dan segala macam kebutuhan pokok maupun tidak pokok terhitung mahal.
Tidak bisa dijelaskan satu-satu tapi, Alan sangat merasa bahwasanya kehidupannya yang sekarang setelah kehadiran Future di dalam kesehariannya sangatlah berbeda dari kehidupannya