“Tapi aku ini wanita, aku telah memohon kepadamu, menyerahkan tubuh yang kau anggap hina ini sepenuhnya kepadamu, tapi kau menolak dengan dingin,”
“Kau yang melepaskanku, kau yang meninggalkanku dengan pria lain,”
Suara Zahra hampir tak terdengar, hilang ditelan isak tangis.
“Rangga, terimakasih untuk cintamu, maafkan laah aku, aku memang tidak pantas untuk dirimu,” wanita itu berusaha untuk bangkit, dengan mata berlinang berusaha menatap wajah Rangga, seolah itulah terakhir kali dirinya dapat menatap wajah lelaki itu.
“Rangga, meski berulang kali kau acuhkan aku, meski berulang kali kau meninggalkan ku, aku selalu mencintaimu, sangat mencintaimu,hikss, selamat tinggal, sayang.” ucapnya terbata, tak kuat mengucap kata terakhir.
Pertahanan Rangga ambrol, lelaki perkasa i