Dengan sekuat tenaga Nara mencoba berenang ke atas, tapi semakin ia berusaha menggerakan kakinya untuk naik, ia malah semakin tertarik ke dasar danau.
Dadanya sudah mulai sesak karna kekurangan oksigen. Kepalanya terasa seperti ingin meledak, tubuhnya pun mulai lemas.
Tak kuasa menahan semua rasa itu, akhirnya Nara pasrah dengan keadaan lalu kemudian ia menutup matanya.
Sampai tiba tiba ada secercah cahaya yang teramat sangat menyilaukan mata datang dari jauh menghantam tubuhnya sampai ia merasakan seluruh tubuhnya terhempas.
Satu tarikan nafas dengan keadaan terkejut membuat Nara tersadar dan membuka matanya. Namun saat ia membuka matanya, ia sudah tidak berada di dalam air lagi.
Ia bangun dalam posisi berbaring di atas tempat tidur yang sangat empuk di dalam sebuah ruangan yang