Kematian sang ayah satu tahun yang lalu, membuat sang Raja pun memutuskan untuk membawa Xiona serta sang Ibu untuk tinggal di Istana Kerajaan, keputusan itu ia berikan agar Xiona dan sang ibu tidak perlu repot-repot pulang kerumahnya hanya untuk beristirahat. Dengan khusus mereka diberikan sebuah ruangan yang cukup besar untuk keduanya tinggali di dalam Istana itu, dan tentu saja … tawaran itu tidak dapat ditolak oleh sang Ibu, karena ucapan itu langsung datang dari sang Raja dan tanpa perantara siapapun.
…
Malam itu merupakan malam musim dingin yang mendatangkan salju yang lebat yang begitu menenangkan hati Xiona. Hanya dengan melihat putihnya salju yang turun, membuat seluruh perasaan Xiona menjadi tentram, entah karena musim dinginlah dia lahir, atau karena ia memang menyukai dingin