Pagi hari pun tiba, aku sangat lapar. Aku mengambil mie instan yang ada di dalam tas ku. Karna aku tidak membawa alat masak, aku mengunakan kelapa untuk ku jadikan alat masak ku. Aku memotong kelapa membentuk mangkok. Lalu aku membuat api, aku masukan kelapa yang sudah aku potong tadi ke api. Kemudian mie instan aku masukan ke kelapa tersebut, sampai mie instan ku mengembang. Akhirnya jadi juga, walaupun menggunakan air kelapa untuk merebus mie.
Saatnya untuk menjelajahi pulau ini, mungkin aku bisa menemukan sesuatu yang berguna untuk aku bertahan hidup di pulau ini. Aku mulai masuk lebih dalam ke pulau. Di pulau ini hutan nya masih lebat. Aku menemukan sebuah tanaman merambat sepertinya itu ubi jalar, aku menggali tanaman tersebut dan aku menemukan ubi jalar. Lalu aku kumpulkan beberapa ubi jalar untuk makanan ku. karena makanan yang aku bawa semuanya makanan instan.
Aku juga mengumpulkan beberapa ranting pohon dan kulit kayu. Aku terus menelusuri pulau ini ternyata pulau ini lumayan besar dan tidak ada penghuni nya.
Lalu aku kembali ke tenda ku. Tenda ku berada di dekat pantai, setelah sampai di tenda aku mulai membuat api. Aku membakar ubi yang aku dapat. Ubi sudah matang, aku mengambil ubi bakar tersebut, "uh masih panas" Kata ku. Aku mulai memakan ubi bakar tersebut sampai aku kenyang, "enaknya" kata ku.
Setelah kenyang aku masuk ke tenda dan mulai untuk tidur. Paginya aku mencoba menangkap ikan yang ada di laut. Aku meruncingkan tongkat kayu yang aku dapat dari hutan. Aku mencoba menombak ikan, ternyata sangat susah menombak ikan. Entah berapa lama waktu yang aku lalui untuk menombak ikan, belum ada satupun ikan yang berhasil aku dapatkan. Aku pun menyerah untuk mendapatkan kan ikan.
Karena terlalu susah menombak ikan, aku membuat jaring dari tali kulit kayu. Jaring pun jadi, lalu aku lempar jaring ke laut. "Semoga saja aku berhasil mendapatkan ikan" kataku. Tak ku sangka akhirnya ada ikan yang masuk kejaring ku.
Akhirnya nya aku berhasil juga mendapatkan ikan. Aku mendapat kan dua ikan, "lumayan juga nih untuk makan siang" kata ku. Aku mulai membersihkan ikan yang aku dapat dan membakar nya. Ikan telah matang, aku mencoba memakan ikan yang berhasil ku tangkap. Rasanya sedikit manis, dan beda sekali dengan rasa ikan yang sering aku beli dari pasar.
Lalu aku mulai menelusuri pulau lagi mencari kayu dan ranting. Dari kejauhan aku mendengar suara aliran air sungai. Aku mengikuti suara tersebut, akhirnya aku menemukan sungai. Air sungai nya sangat jernih, aku bisa melihat dasar sungai nya. Banyak sekali ikan di sungai ini, "Tidak sia-sia aku menjelajahi pulau ini" kata ku. Lalu aku mulai menggunakan tombak kayu yang aku bawa untuk menangkap ikan yang ada di sungai ini.
Aku tombak ikan yang ada di sungai, "Yes berhasil" kata ku. Aku berhasil menombak ikan, "terkadang bahagia itu sederhana" kata ku.
Lumayan banyak ikan yang aku dapat, hari sudah mulai sore. Aku bersiap-siap untuk kembali ke tenda ku, Ketika aku berjalan di hutan aku melihat seorang ada di hutan. "Padahal pulau ini tidak ada penghuninya, kenapa ada orang disini?? Jangan-jangan itu salah satu tim SAR yang mencari korban selamat dari tenggelam nya kapal yang aku naiki waktu itu" kata ku.
Bersambung . . .