Izin tindakan berikutnya diterima setelah penyidik mencocokkan rekaman dengan transaksi yang telah dikonfirmasi. Pertemuan lanjutan bukan acara yang dibuat PIC. Jadwalnya muncul pada komunikasi pengelola biaya dan keterangan yang sedang diperiksa. Kaluma membawa batas tugas kepada petugas lapangan, sementara Hanung menjaga jalur laporan dari kantor. Dean mendapat salinan ringkasan tanpa rincian posisi setiap orang.
Sebelum berangkat, Kaluma menanyakan sekali lagi apakah ada anggota yang menghubungi peserta pertemuan secara pribadi. Tidak ada. Ia tidak ingin seseorang mengubah keadaan demi memperoleh penangkapan yang terlihat lebih mudah. Petugas diminta mendokumentasikan pertukaran yang benar-benar terjadi dan melaksanakan tindakan sesuai dasar yang telah disetujui. Keselamatan orang di tempat umum tetap menjadi tanggung jawab mereka.
Perempuan berkacamata datang lebih dahulu. Lelaki penerima map menyusul, kemudian seorang pria lain menyerahkan amplop dan tanda terima. Dalam percakapan yang terekam, perempuan itu menyebut persetujuan Jalal atas pembayaran dan perintah menghentikan salinan setelah jalur baru dibuka. Lelaki di hadapannya membenarkan persetujuan tersebut. Kali ini pria pembawa amplop menyapanya langsung: Pak Jalal.
Sapaan itu belum menjadi pemeriksaan identitas, tetapi menjawab pertanyaan siapa yang dimaksud dalam meja pertemuan. Lelaki tersebut mengeluhkan penerima lama yang tidak mampu menjaga informasi. Ia menyebut Nono sudah tidak dapat dipakai lagi. Setelah tanda terima berpindah dan transaksi yang dipantau dikonfirmasi, Kaluma memberi perintah kepada petugas yang telah menunggu di tempatnya.
Lelaki itu mencoba meninggalkan area melalui pintu samping. Dua petugas menghentikannya dan menunjukkan dasar penahanan. Ia membantah sedang melakukan kejahatan, tetapi tidak melawan. Perempuan berkacamata bergerak ke arah berbeda sambil menjatuhkan mapnya. Petugas lain menghalangi jalannya. Tidak ada baku tembak dan tidak ada saksi yang sengaja didorong mendekat untuk mengenali mereka.
Map dan dokumen diambil dari tempatnya melalui pencatatan barang bukti. Isinya dibuka dalam pemeriksaan yang disaksikan pihak berwenang, bukan disimpulkan dari bentuk luarnya. Referensi pada tanda terima sesuai dengan transaksi yang dipantau. Beberapa salinan biaya cocok dengan lembar hotel dan pengeluaran terkait Nono. Ada pula instruksi menghentikan peredaran tuduhan setelah kelompok lain kembali meminta akses.
Dean menerima kabar penahanan menjelang sore. Pertanyaan pertamanya adalah apakah ada orang terluka. Setelah Hanung menjawab tidak, barulah ia menanyakan identitas para peserta. Hanung menolak mendahului pemeriksaan. Sebutan yang terdengar dalam rekaman memberi arah, tetapi nama hukum lelaki tersebut harus dicocokkan dengan catatan resmi. Dean menunggu, kali ini tanpa menawarkan pemindai wajah sebagai jalan pintas.
Keesokan paginya, Kaluma meletakkan hasil pemeriksaan identitas di meja. Lelaki itu adalah Jalal Bokeh. Dokumen dan sidik jarinya cocok dengan catatan yang diperoleh penyidik. Perempuan berkacamata memberikan nama yang masih perlu diverifikasi. Ia mengakui Ajeng bukan namanya. Nama itu diambil dari berkas keluarga yang beredar di jaringan, lalu dipakai untuk mendekati orang-orang yang dianggap mengetahui sesuatu.
Di ruang pemeriksaan, Bokeh duduk dengan tenang. Ia mengakui mengetahui pembayaran yang diajukan kepadanya, tetapi menyebutnya biaya jasa keamanan. Kaluma menunjukkan kecocokan tanda terima, transaksi, dan rekaman persetujuannya. Bokeh kemudian mengubah jawaban: ia mengenal pengelola biaya, tetapi tidak menulis setiap instruksi di map. Semua versi dicatat, termasuk bantahannya.
Dean tidak berada di ruangan itu. Ia mendengar bagian yang berkaitan dengan ancaman terhadap dirinya melalui salinan pemeriksaan setelah selesai. Keinginannya menghadapi orang yang selama ini hanya menjadi nama dalam bisikan tidak dianggap lebih penting daripada pemeriksaan yang dapat dipakai kemudian. Ia menandai pertanyaan tentang perintah Nono mencari Keen365 dan menyerahkannya melalui Kaluma.
Pengakuan tentang pembayaran tidak diterjemahkan menjadi pengakuan atas semua pembunuhan. Sebaliknya, bantahan pembunuhan juga tidak menghapus rekaman yang memperlihatkan Bokeh mengatur uang dan salinan provokatif. Penyidik memperoleh dasar untuk melanjutkan perkara serta menghentikan jalur biaya yang telah ditautkan. Pembekuan rekening terkait diajukan melalui proses tersendiri dan dilakukan setelah persetujuannya keluar.
Petugas keuangan kembali setelah pemeriksaan pertama membawa konfirmasi bahwa aliran yang diajukan sudah dapat ditindaklanjuti. Sejumlah pembayaran dihentikan melalui kewenangan unit terkait. Pengelola lain yang mencoba menarik dana harus berhadapan dengan pemeriksaan baru. Penyidik mengamankan bukti aliran yang telah terjadi sambil mencegah dana pada jalur tersebut dipakai untuk operasi berikutnya. Kaluma meminta status setiap tindakan ditulis pada berkasnya. Dean dapat melihat jalur operasi mulai terganggu melalui hasil yang nyata, bukan hanya karena nama Bokeh kini tercantum pada papan.
Perempuan berkacamata diperiksa terpisah. Ia mengatakan nama Ajeng diberikan kepadanya bersama foto keluarga Robi. Sumber itu dicocokkan dengan penyerahan yang telah diakui Maya. Ada rincian dalam berkas yang memang tidak tersedia pada unggahan umum. Hal itu tidak membuktikan Maya memerintahkan ancaman; ia telah meminta pencarian, lalu bahan yang diberikannya digunakan untuk tujuan lain.
Penyidik juga menemukan catatan pengamatan terhadap keluarga Manoa. Nama Elly sebagai penyelidik dan keberadaan adiknya di panti sudah dikumpulkan sebelum gambar beruang muncul. Dengan demikian sapaan kepada Merlin di pemakaman tidak memerlukan kemampuan melihat masa depan. Jaringan mengenali orang yang berhubungan dengan penyelidikan dan mendekatinya sambil mencari siapa yang memasok informasi Keen365.
Elly menerima kabar penahanan bersama penjelasan yang dapat disampaikan kepada Merlin. Perempuan yang mencoba memaksanya pergi kini tidak bebas mendatanginya. Identitas lengkap dan perannya dalam kejadian lain masih diperiksa. Merlin tidak diwajibkan datang melihatnya lagi. Ia memilih mempertahankan pendampingan pada perjalanan tertentu sampai merasa siap menilai ulang kebutuhan itu.
Barry menerima pernyataan resmi mengenai penahanan dan perkara pembayaran. Ia menolak judul yang menyatakan seluruh jaringan telah hancur. Namun, ia juga tidak mengecilkan hasilnya menjadi sekadar dua orang yang kebetulan membawa map. Dokumen, transaksi, dan percakapan kini bertemu pada orang yang benar-benar dapat dihadapkan kepada penyidik. Ia menulis perkembangan itu tanpa menyebut nama Merlin.
Malamnya Dean melihat Hanung melepaskan satu foto buram dari papan dan menggantinya dengan identitas yang sudah diperiksa. Garis antara Bokeh dan pembayaran kini dapat ditarik dengan sumber yang jelas. Garis menuju penembakan dan ledakan tetap menunggu bukti lain. Ia membiarkan perbedaan itu terlihat. Mereka telah menghentikan satu pusat pengaturan, bukan menemukan orang yang dapat dipersalahkan untuk segala hal yang pernah terjadi di Jakarta.