Pov: Sora
Undangan sudah disebar. Banyak sekali respon yang aku dapat dari teman-temanku. Tapi tidak satupun orang yang merasa sedih atas pernikahanku, kebanyakan mereka kaget karena terlalu tiba-tiba, dan ternyata cowok itu buka Jodi. Mereka bilang happy untuk ku. Padahal aku sedih, dan marah.
Aku bahkan mendapatkan respon menyenangkan dari satu-satunya orang yang selalu kecewa pada setiap keputusanku.
Dalam satu nafas Oma meremehkan, nyinyir sekaligus memberikan saran, yang anehnya terkesan bangga kali ini. “Oma dengar dia direktur, lulusan kampus bagus, adiknya Jullien, ya, dia pasti bisa belikan kamu rumah di PIK. Seenggaknya kamu baguslah pilih suami, cewek nggak kuliah kayak kamu memang harus bagus cari suaminya. Yang baik sama dia, Oma nggak bisa datang ke acara nikah kalian, o