lina melihat ibunya.dia memakai topi menyamar kebiokop.
"Aduh di topi agak kebesaran"ucap lina
lina pun melihat seseorang mengikuti ibunya.diapun memperhatikannya dari jauh namun yg dia lihat adalah...dia membawa pisau
"Ibu"ucap lina
lina pun melindungi ibunya.dia pun tertusuk.lina melirik perutnya yg berdarah.
"Kau"ucap lina
"lina astaga"ucap ibu
lina pun memukul pria itu dia pun dengan sekuat tenaga menarik ibunya untuk pergi.diapun pergi
"Ibu aku tau kau dalam bahaya"ucap lina
"Apa maksudmu nak?"ucap ibu
lina pun agak terbatas bata.dia pun dipangkuan ibunya.
"Ada yg membunuh ibu"ucap lina
"Lina"ucap ari
lina melirik ari.dia tak tau ari mengikutinya.lina pun tersenyum.
"Aku harus pergi"ucap lina
"Apa maksudmu"ucap ari
lina memegang tangan ari dan ibunya.lina menangis.
"Aku mohon jaga ibuku...aku akan kembali tunggu aku"ucap lina
lina pun terjatuh.dia menutup matanya.darah dimana mana.
Diruangan itu
lina bangun dia merasa perutnya sakit.lina melirik poto yg tertera disana..
"Ayah ibu adik kakak"ucap lina
lina pun mencoba menutup matanya.dan kembali ke masa lalu.
"Aku harus menyelamatkan ibu"ucap lina
Dirumah
lina melirik dirumahnya.ada ari.lina pun mendekatinya.
"Ari lo ngapain?"ucap lina
"Gue jenguk lo"ucap ari
lina tak mengerti jadi dia meneruskan mimpinya.lina pun melirik ibunya yg memberi kopi untuk ari.
"Dia calon suamimu?"ucap ibu
"Apa"ucap lina
lina melirik ari.ari juga terkejut.lina menyenggol ari.
"Minum tuh"ucap lina
"Oke"ucap ari
Lina tak menyangka dia harus mati lagi
Lina merasa lelah dengan semua ini
"Gimana sih biar gak mati"ucap lina
Lina tak habis pikir kenapa dia mati terus apa penyebabnya
"Menurut lo gue mati gara gara apa?"ucap lina
Lina melirik ari yg menyuapinya
Ari berpikir
''Lo mati karna cerboh"ucap ari
Ari bahkan jarang mati karna dia gak cerboh
"Lo gak ngerasa aneh gak kalo waktu itu justru berusaha nyakitin gue"ucap lina
Lina ingat waktu pot yg akan jatuh kekepalanya bukan karna menghindar mungkin kepalanya jadi korban
"Gue rasa kepala. gue hampir jadi korban"ucp lina
"Ngomong apa sih lo"ucap ari
Ari tak habis pikir dia malah ngakak sama lina
Lina omongannya ngaco
"Omongan lo ngaco"ucap ari
Ari mengusap dahi lina
Lina menatapnya
Ari ternyata tampan juga yah
"Gue udh bilang gue tampan mirip ari ilham"ucap ari
"Emng mirip sih tapi dilihat dari sedotan"ucap lina
Lina ngakak liat ari yg keliatan cemberut
"Lo mgejek gue tau gak"ucap ari
"Lo lebay banget sih"ucap lina
Lina tak tau apa dia hidup atau tidak intinya ini menyakitkan bahkan lebih dari mmimpi buruknya
Harus terjebak dalam siklus waktu seperti ini
Namun
Yg lina memyadari bahwa ari bisa membantukan dirinya untuk bisa keluar dari sini
"Ri lo janji bakal bantu keluar dari sini"ucap lina
"Gue janji"ucap ari
Memasang kelingkingnya membuat lina tersenyum
Lina memeluknya membuat ari gugup
"Makasih ri"ucap lina
Dia menangis hingga lina pun melihat ari
"Gimana kalo kita ke game master nanti"ucap lina
"Okelah kalau begitu"ucap ari
"Lucu lo"ucap lina
"Malasih"ucap ari
lina dia game master
bersama ari
"ri bisa main game gak"ucp lina
"bisa donk sini"ucp ari
dia bermain game sangat jago membuat lina kagum
"wih keren banget ri"ucp lina
lina pun diam menatap ari dia tampan juga ya
"ada apa"ucp ari
"gak"ucp lina
dia gugup menatap ari lalu main game dan memenangkan boneka
"yey aku main game"ucp lina
lina pun menatap ari lalu ari mendekatkan wajahnya ingin menciumnya
lina menggeleng dia menjauh dari ari
"lo ngapain sih"ucp lina
"lo geer"ucp ari
dia hanya membuat daun yg ada dikepala lina tersingkir
dijalan
lina melihat ari lalu menyebrang namun justru dia hampir tertabrak dan dipeluk ari
"sosweet banget"ucp lina
"lo gak papa"ucp ari
ari membersihkan tangannnya
"lain kali hati hati"ucp ari
dia cuek lalu memegang tangan lina dan menyebrang
lina dikamar dia seny senyum sendiri menulis tentang ari yg semakin hari semakin sosweet
"dia sosweet banget"ucp lina
lina pun menatap poto ari saat menggenggam tangannya
"tunggu ini poto dari mana"ucp lina
dia bingung dia dapet poto dari mana
ari pun terdiam dia pun menatap poto lina kenapa poto ini ada disuini
ada yg tidak beres
"aku bakal selidiki ini"ucp ari
dia pun menuju ke tempat markasnya
"hmmm menurut gue lina cantik"ucp ari
mwmperhatokan poto lina
"kok ngebahas lina sih"ucp ari
Bersambung
Ari memang menyukai lina bagaimana kelanjutannnya
Saksikan novel gue ya thanks