Setelah selesai bersiap - siap aku langsung keluar kamar, tanganku menenteng dua tote bag yang sudah aku siapkan tadi.
Aku melihat ke dapur tapi tidak menemukan Ayah, di teras belakang juga tidak ada tanda kehadiran ayah. Tote bag yang aku bawa tadi aku letakkan di sofa, lalu aku mencari ke mana ayah pergi.
"Ayah?" panggilku, namun aku tidak menemukan ayah.
Pintu kamar Ayah kuketuk beberapa kali, namun tidak kudapatkan sautan dari dalam kamar.
"Ayah, Luna masuk ya?" tanyaku lalu mendekatkan telingaku ke pintu. Kali saja aku tadi tidak bisa mendengar jawaban Ayah.
Daun pintu aku putar, lalu mendorongnya ke arah dalam. Aku masuk perlahan, tidak ada sosok Ayah di dalam kamar namun aku dapat mendengar suara air dari dalam kamar mandi.
Aku duduk di meja kerja Ayah, hal yang paling aku suk