Aku benar - benar tidak menduga mama Adrian membicarakan ini kepadaku dan Adrian, aku jelas saja terdiam meskipun harusnya aku merasa senang entah mengapa aku menjadu sedikit lebih takut.
Adrian menatapku sekilas, "apa gak terlalu buru - buru," ucap Adrian membuatku menunggu jawaban dari mamanya, karena menurutku memang ini rasanya terlalu terburu - buru untuk kami memutuskannya.
Aku dan Adrian tentu saja punya pemikiran yang mungkin berbeda, pertunangan berarti akan ada ikatan yang sesungguhnya diantara kami berdua. Entah apa dan bagaimana, namun ikatan itu jelas harus kami berdua sama - sama pertanggung jawabkan.
Mama Adrian tersenyum mendengar pertanyaan Adrian, "kenapa harus buru - buru, ini kabar baik. Lagi pula ini sebagai ikatan, kalian belum menikah kok. Cuma tunangan," ucap mam