Lenny tampak gelagapan saat di tembak seperti itu, tapi cewek itu pun buru buru berkata. “Hah? Gak gitu … gue tetep sahabat lo kok, Za kayak dulu. Kan yang maksa gue buat deket sama lo, yaa nyokap lo. Sebenarnya dari dulu yaa gue nya biasa aja sih.”
Lenny berusaha untuk mencari jawaban teraman agar ia tidak terlihat menyukai Riza lagi, dan memilih untuk mengorbankan Mama Riza yang memang selama ini selalu berada di piahknya. Toh yang membutuhkannya adalah Mama Riza, bukan Lenny yang membutuhkan mereka, jadi sah sah aja jika Lenny menyalahkan wanita paruh baya itu.
Mama Riza tampak melotot saat mendengar ucapan Lenny, tampak tak percaya sosok cewek yang sudah ia anggap seperti anak sendiri bahkan seperti nya melebihi anaknya sendiri. Dan selama ini selalu ia siapkan untuk Riza, kini mala