Rafka mengarahkan mobilnya menuju kawasan Menteng, setelah mendapatkan telepon dari Fara bahwa Rafka tidak perlu menjemputnya. Hari ini Fara berniat lembur karena harus mem-backup pekerjaan Mone yang sudah dua hari tidak masuk kerja.
Mone sakit.
Rafka tau refleksnya kali ini benar-benar salah. Fara sudah mengutarakan kekhawatirannya perihal kehadiran Mone, tapi, Rafka tidak bisa untuk tidak khawatir mendengar kabar Mone sudah dua hari sakit.
Apa yang dilakukan Mone selama dua hari? Apakah Mone sudah ke dokter? Siapa yang menyiapkan makanan untuk Mone? Siapa yang merawat Mone?
Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar di kepalanya, memikirkan Mone tidak memiliki keluarga satu pun di Jakarta. Kecuali Pandu. Rafka berdecak, si berengsek itu terlihat sangat sibuk dengan keluarga dan pekerja