Dikamarnya yang tergolong lumayan besar, Nida sedang mengutak-ngatik BBnya. Tak lama kemudian...
Ceklek..
Pintu kamarnya terbuka.
Dari balik pintu muncul seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah Mamahnya. "Nida, ikut mamah yuk.." Ajak Mamahnya yang masih berdiri di ambang pintu kamarnya. Nida pun langsung menengok, dia tersenyum sinis ke mamahnya.
"gak ngajak Lenny?" Tanya Nida agak menyindir.
"Lenny lagi sibuk.." Jawab Mamahnya singkat.
"hm, yang paling utama mah emang Lenny, kalo Lenny gak bisa baru lari ke Nida. Sebenernya Mamah tuh sadar gak sih kalo Nida ini anak Mamah bukannya Lenny!" Omel Nida penuh iri.
"iya iya mamah minta maaf, mending sekarang kamu ganti baju ikut mamah.." Mamah pun langsung pergi tanpa menghiraukan ucapan Nida.
"bisanya maksa doang!" Gerutu