Byurrrr..
Aku terbangun merasakan dingin yang membasahi seluruh tubuh ku. Aku membuka mata ku melihat siapa yang tega menyiram ku dengan cara seperti ini.
"bangun lah putri tidur. Tidak bisa kah kau lihat matahari sudah terbit. Alpha dan yang lain akan bangun, sedangkan kau belum menyiapkan apapun! Cepat siapkan makanan! Atau kau tidak ku beri jatah makan!" ucap nya berlalu meninggalkan ku.
Dia adalah Maria. Ketua maid di pack ini.
Ya. Kau benar
Sangat benar.
Aku adalah Nura Anderson. Aku salah satu maid disini. Dulu aku adalah anak beta disini.
Luna Azora Archer pun dekat dengan ku. Dia yang merawat ku setelah kepergian kedua orang tua ku.
Sebenarnya luna memberikan fasilitas yang berlebihan bagi ku. Cukup aku merepotkan nya, aku tak ingin merepotkan nya lagi. Aku meminta nya untuk menjadi salah satu maid disini.
Awalnya luna menolak permintaan ku. Tapi aku mengancam nya akan pergi dari sini jika aku tidak di ijinkan menjadi maid disini. Akhirnya dia menyetujui nya juga.
Agak kejam tapi itu lah yang dapat membuat nya luluh. Tapi karena kedekatan ku dengan luna disini, membuat mereka iri pada ku.
Semenjak aku menjadi maid disini, aku meminta kamar kecil dekat dengan penjara bawah tanah. Itu karna Logan yang memaksa ku.
Ya.
Logan Archer adalah calon alpha di pack ini. Dia begitu membenci ku sejak dulu. Karena kejadian itu, dia membenci ku sampai saat ini.
Oh yah, aku lupa memperkenalkan pack yang ku tempati selama aku hidup.
Blackmoon Pack.
Salah satu pack terbesar didunia, aku tidak tahu itu benar atau tidak. Aku hanya mendengar nya dari luna.
Aku hanya tahu daerah sini. Aku tidak pernah keluar dari perbatasan. Aku terlalu takut dengan rogue. Aku tidak bisa melakukan shift dengan wolf ku.
Dan itu juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka sering menyiksa ku.
Cukup dengan penjelasan mengenai hidup ku.
Aku terkesiap dengan teriakan yang di lontarkan oleh Maria. Aku harus segera menyelesaikan pekerjaan ku. Jika tidak aku tidak akan di beri makan.
Aku membawa handuk dan berjalan keluar kamar. Kamar mandi ku terletak di dekat sumur dan di sebelah gudang. Aku tidak boleh menggunakan kamar mandi utama oleh warga pack disini.
Aku mengambil ember untuk mengisi air. Mereka juga tega memberhentikan air melalui selang itu. Aku disuruh menimba air dari sumur.
Setelah ember ku penuh. Aku membawa nya ke dalam kamar mandi. Aku menyalakan lampu dan menutup pintu. Aku takut dengan kegelapan. Entah kenapa begitu menyeramkan di otak ku.
Setelah membersihkan diri dan memakai pakaian, aku segera menyiapkan makanan untuk alpha dan warrior lainnya.
Saat menyiapkan makanan dimeja makan.
"mate mate mate!!" ucap Blue yang begitu memekakkan telinga.
Dan begitu pula, alpha turun dari dari lantai atas. Dia Logan Archer.
Dia mate ku.
Ya mate ku.
Aku pun tidak percaya dengan takdir yang di berikan Moongodnes pada ku.
"diamlah Blue" aku memutuskan midlink secara sepihak.
Setelah selesai menyiapkan makanan untuk para warior aku langsung pergi kembali ke tempat ku. Dapur.
Aku berjalan perlahan menunduk tidak berani menatap mata orang-orang yang sedang melewati ku. Aku takut mereka akan menyiksa ku.
"hey!"
Baru aja ku bilang. Aku akan disiksa kembali.
Aku membalikan badan ku. Dengan tetap menunduk.
"tolong cuci kan.. Tunggu bahkan sepertinya itu bukan pertolongan bahkan keharusan mu sebagai maid disini. Cucikan baju ku, dan bersihkan kamar ku." ucap Alicia.
Dia adalah Alicia Archer. Yap. Dia adik dari alpha Logan.
"bai.." belum sempat ku mengiyakan perintah nya. Alicia sudah meninggalkan ku.
"sabarlah Nura. Ini tidak akan terjadi lagi saat kita di nobatkan menjadi luna disini. Dia takkan memerintah kita lagi" ucap blue menyemangatkan ku.
"jangan berharap lebih Blue. Aku tak yakin kita akan menjadi luna disini. Lihat bagaimana alpha memperlakukan kita disini. Sebagai luna atau sebagai... Maid" ucap ku memberikan sebuah fakta menyakitkan.
"..." Blue tidak menjawab apa yang ku katakan. Aku pun memutus mindlink secara sepihak.
Aku berjalan dan menyelesaikan tugas ku sebagai Maid.