عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، قال: "لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرُعة، وَلَكِنَّ الشَّدِيدَ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ".
Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, tetapi orang kuat ialah orang yang dapat menahan dirinya di kala sedang marah." (HR Bukhari dan Muslim).
.
.
.
Raihan pergi ke kamar Aza, diikuti dengan Aza, dan Aisyah setelahnya. Raihan menatap Aisyah bingung, ia tidak sadar jika istrinya juga mengikutinya. Namun melihat mimik wajah Aisyah membuatnya paham, Aisyah hanya tidak ingin ia kembali bertengkar dengan Aza, mungkin.
Raihan mendudukkan dirinya di kursi, sedangkan Aza di atas ranjang, dan Aisyah duduk di samping Aza.
"Ka--ekhm,