Setelah beberapa hari dari menonton konser Brian...
Pagi itu, sebelum berangkat ke sekolah, Meisya merasa pusing dan tak enak badan. Pak Bram segera membawanya ke rumah sakit langganan keluarga. Pak Bram adalah ayah dari Meisya. Beliau mempunyai sifat yang tegas namun bijaksana. Sepanjang perjalanan beliau sangat cemas jika terjadi suatu hal yang serius pada anak gadis satu-satunya itu.
Akhirnya, mereka sampai ke Rumah Sakit dan Pak Bram langsung menemui Dokter Frengki. Setelah itu, dengan sigap Dokter berkumis tipis itu mempersilakan Meisya untuk masuk ke ruangannya. Sementara Pak Bram harap-harap cemas menunggu putrinya di luar.
Meisya: "Selamat pagi, Dokter Frengki."
Dokter Frengki: "Selamat pagi, Meisya. Silakan duduk. Apa yang bisa saya bantu hari ini?"
Meisya: "Begini, Dok. Sudah beberapa hari ini saya merasa tidak enak badan. Saya sering merasa lelah, pusing, dan kadang-kadang demam."
Dokter Frengki: "Saya mengerti. Apakah ada gejala lain yang Anda rasakan? Misalnya, batuk, sakit kepala, atau nyeri di bagian tubuh tertentu?"
Meisya: "Iya, Dok. Saya juga mengalami nyeri di persendian, terutama di lutut dan pergelangan tangan."
Dokter Frengki: "Baik, saya akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Tolong berbaring di ranjang periksa ini."
(Dokter Frengki melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa suhu tubuh, tekanan darah, serta mendengarkan suara paru-paru Meisya.)
Dokter Frengki: "Setelah memeriksa kondisi Anda, saya melihat beberapa tanda yang mengarah pada kemungkinan infeksi atau peradangan. Saya akan meminta Anda untuk melakukan beberapa tes darah untuk memastikan diagnosis."
Meisya: "Apakah mungkin ini sesuatu yang serius, Dok?"
Dokter Frengki: "Untuk saat ini, kita belum bisa memastikan tanpa hasil tes darah. Gejala yang Anda sebutkan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari infeksi virus hingga masalah autoimun. Yang penting, kita harus mendapatkan hasil tes untuk mengetahui penyebab pastinya."
Meisya: "Baik, Dok. Kapan saya bisa mendapatkan hasil tesnya?"
Dokter Frengki: "Hasil tes darah biasanya keluar dalam 1-2 hari. Setelah itu, kita bisa mendiskusikan langkah selanjutnya berdasarkan hasil tersebut."
Meisya: "Terima kasih, Dok. Saya akan segera menjalani tes darahnya."
Dokter Frengki: "Sama-sama, Meisya. Jangan khawatir, kita akan mencari tahu apa yang terjadi dan memberikan perawatan yang terbaik untuk Anda. Jangan lupa untuk beristirahat cukup dan minum banyak air putih sementara menunggu hasilnya."
Meisya: "Baik, Dok. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya."
Dokter Frengki: "Sama-sama, Meisya. Semoga cepat sembuh."
Kemudian, Meisya keluar ruangan ditemani Dokter Frengki dan menemui Pak Bram yang sejak tadi sudah menunggu dengan cemas.
Pak Bram bertanya mengenai apa yang terjadi pada putrinya. Lalu Dokter Frengki menjelaskan bahwa sebelum hasil tes nya keluar, dia tidak bisa memastikan penyakit Meisya.