Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Lyerma wati
Berawal dari tiga gadis yang tumbuh tanpa asuhan orang tua, mereka besar disalah satu Panti Asuhan di Surabaya. Tumbuh tanpa asuhan orang tua tidak membuat mereka menjadi gadis yang selalu bergantung pada orang lain. Mereka para gadis mandiri, dengan segala kemampuan, mereka mencoba bertahan hidup di kejamnya ibukota Jakarta dan memilih memisahkan diri dari asuhan tempat mereka dibesarkan. "Aku memang kampungan, Aku juga tidak berkelas, Aku gedi tanpa didik an wong tuo ku, tapi Aku ingin Kue urip makmur, buka moto atimu bahwa pilihan mu iku salah! Aku jijik karo Awak ku seng iso isoe tresno karo Kue!" ucap Mira dengan mata berkaca kaca. Tatapan nya sendu menatap Xavier pria keturunan Jerman yang berdiri dihadapannya. Mira tahu Xavier tidak mengerti apa yang ia ucapkan setidaknya Mira lega telah mengutarakan isi hatinya. "Berhenti berbicara seperti itu, sudah berapa kali Aku katakan, Aku tidak pernah mengerti apa yang Kamu ucapkan dengan bahasamu itu!" ucap Xavier dengan sedikit keras ia menatap Mira dengan perasaan yang tidak bisa ia mengerti, dari tatapan Mira ia bisa membaca bahwa gadis itu dalam keadaan terluka. Xavier bahkan tak sanggup menatap mata Mira yang sudah berkaca kaca. Perasaannya mendadak nyeri melihat mata terluka gadis itu. Tapi Xavier tidak tahu apa yang dimaksud ucapan Mira barusan mengapa perasaan takut menghampiri pikiran Xavier. Mungkinkah Mira telah lelah disampingnya saat ini, tapi kenapa ia merasa takut kehilangan gadis dihadapannya ini.Jangan lupa tekan love di sudut kanan bawah sebelum baca ya 😘ic_default
Karena kamu suka Keseharian, mungkin kamu suka ini juga:
Keseharian · Romansa