"Mana? Siapa yang butuh bantuanku? Mana orangnya? Aku akan segera menolongnya!"
Maenya datang dengan tergopoh gopoh dan melihat ke sekeliling. Dia ingin tahu siapa yang membutuhkan tangan ajaib miliknya agar berubah menjadi seperti semula.
Dia tahu kalau pada saat ini Acavalati pasti sedang di landa kekacauan karena tidak ditemukannya dia. Dan tentu saja semua ini adalah salah dari Kudra yang telah menculik dan menawan dirinya.
Andai saja Kudra tidak ikut campur, pasti sudah sejak tadi Naemy pergi ke Acavalati dan menyelamatkan Pangeran Aldric.
Sedangkan Nyonya Gerld yang baru saja melihat kedatangan dari Naemy langsung memasang wajah yang begitu galak. Dia sangat kesal karena Naemy telat datang.
"Kau baru datang setelah semua kekacauan beres dan menghilang secara tiba-tiba sampai tidak bisa di temukan? Kau sengaja ingin menghancurkan Acavalati ya Naemy? Sekarang kau datang berlagak paling peduli? Telat. Sudah tidak adalagi yang membutuhkan bantuan mu!" jawab Nyonya Gerld dengan menohok.
Jujur saja Nyonya Gerld tidak pernah tahu apa yang sedang di lakukan oleh Naemy hingga dia baru datang sekarang sedang tadi saat situasi genting. Dia justru menghilang. Karena itu Nyonya Gerld sering memperingatkan agar Naemy jangan terlalu banyak menghabiskan waktu yang dia miliki untuk mengurus karang karang laut. Mengingat masih banyak hal yang perlu untuk dia urus.
"Maaf Nyonya... saya sudah langsung datang saat Nott mulai membutuhkan bantuan saya. Tapi begitu saya dalam perjalanan. Saya di cegat oleh Kudra. Dia menahan saya Nyonya dan tidak mengizinkan saya kemari. Dia bilang tidak akan membiarkan siapapun menolong Pangeran Aldric. Jadilah tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya baru bisa pergi setelah dia mendapatkan kabar kalau Putri Freya di sihir menjadi monster buruk rupa. Barulah Kudra melepaskan saya dan meminta agar saya menolong Putri Freya yang pada saat ini dalam keadaan terdesak."
Mata Naemy melirik ke arah Freya yang pada saat ini wajahnya seperti tampak pucat pasi. Begitu juga dengan Nyonya Gerld yang tampak panik.
Jika Naemy tidak bisa menyelamatkan Pangeran Aldric karna dihalangi Kudra. Itu sama artinya, Raja Retori menggunakan segala cara untuk menyingkirkan Aldric. Dan jika sampai Aldric tahu semua ini, maka masalah akan menjadi sangat rumit. Kebencian Pangeran Bath itu akan menjadi. Dia tidak akan rela membiarkan Freya hidup tenang.
"Naemy... bolehkah saya minta tolong jangan katakan semua ini pada Pangeran Aldric. Saat ini Pangeran Aldric sudah kembali dalam keadaan semula. Kekacauan juga sudah selesai. Aku tidak mau terjadi kekacauan baru lagi jika Pangeran Aldric tahu hal ini. Jadi bisakah kamu tidak memberi tahu siapapun tentang ini?"
Freya tahu jika semua yang terjadi hari ini adalah karena campur tangan sang ayah. Namun meski pun begitu. Freya rasa tidak seharus nya. Naemy memberi tahu hal se mengerikan itu pada Aldric.
Semua tahu sendiri bagaimana Aldric kalau sedang marah.
Pada saat ini saja, Aldric tidak mau tinggal diam dan ingin membalas semua yang di lakukan oleh Freya.
"Iya Naemy... maaf jika aku tadi marah marah kepadamu. Aku tidak tahu jika keadaannya seperti itu. Dan demi keselamatan semua orang. Aku mohon diamlah."
Nyonya Gerld berujar penuh dengan pengharapan. Dia berharap Naemy tidak akan melakukan hal aneh aneh.
"Tapi Nyonya kan tahu? Kalau selama ini saya mendukung keluarga Bath?"
***
Arabella membulatkan mata setelah mendengar ucapan dari Aldric. Dia tidak pernah menyangka kalau Aldric akan melakukan hal yang konyol.
Ya, memang Arabella lebih memilih untuk diberikan emas dan permata sebagai tanda balas jasa setelah menyelamatkan Aldric. Dari pada dia harus menjadi permaisuri Pangeran Bath itu.
Bukan, bukan karena Arabella merasa Pangeran Aldric tidak tampan atau pun mempesona. Justru sebaliknya, Arabella menolak Aldric karena pria itu nyaris sempurna. Arabella menjadi merasa tidak pantas dan pada akhirnya memilih untuk melarang Aldric menjadi dia istri.
Dan jika Aldric ingin membalas budi. Maka cukup Kirimkan hadiah.
Aldric bilang setuju. Dia sungguh mengirim hadiah tapi sebagai upeti pernikahan.
"Pangeran... saya disini untuk belajar sihir. Bukan untuk menikah. Jadi bisa tidak? Jangan menganggu konsentrasi saya. Jangan membuat saya tidak fokus. Saya mohon!" pinta Arabella dengan sangat.
Arabella pergi ke Acavalati dengan mengusung misi yang sangat besar. Dia ingin menjadi nomor satu atau paling tidak ingin mengantarkan klan nya pada posisi atas. Namun Aldric terlihat seperti ingin memecah konsetrasi.
Jelas saja jika Arabella langsung merasa muak. Jika tahu begini, maka Arabella tidak akan pernah mau untuk menyelamatkan Aldric. Dari awal seharusnya Arabella dengar kan kata sang ibu.
"Semua sudah terlanjur ku kirim Arabella. Hanya saja kalau soal pernikahan kamu jangan risau. Selama kita masih ada di Acavalati. Kita bisa tetap fokus pada tujuan masing masing dan tidak boleh saling jegal. Aku berjanji akan melindungi dirimu. Dan kau pun juga harus begitu!" jelas Aldric dengan serius. "Mulai sekarang kita harus saling menjaga. Dan kamu tidak boleh memberi tahu siapa pun atau pun juga menggunakan kekuatan itu tanpa izin dari ku. Menurut lah pada calon suami mu!" ungkap Aldric sembari mengusap puncak kepala Arabella dengan begitu lembut.
Aldric harus melindungi Arabella, dia akan mengontrol kekuatan Arabella agar bisa digunakan disaat saat yang tepat saja.
Karena dengan kekuatan yang sebegitu besar, akan sangat berbahaya sebenarnya Arabella ada di Acavalati. Semua orang bisa saja bersatu untuk mengalahkan Arabella. Terutama Freya, gadis itu akan melakukan segala cara agar bisa membuat Arabella kalah. Dan tugas Aldric adalah menjaga Arabella dalam keadaan baik baik saja.
Boleh saja dikatakan jika Aldric tidak ingin Arabella celaka.
"Perkataan omong kosong macam apalagi itu Pangeran? Anda bukan siapa siapa yang bisa mengatur saya kan-"
"Aku akan langsung bilang pada ibumu jika kamu tidak mau menurut padaku. Akan aku katakan kalau kamu menggunakan kekuatan mu secara berlebihan. Dan kamu tahu apa akibatnya?" ancam Aldric kemudian.
Dia tersenyum penuh dengan kepuasan setelah melihat Arabella tidak bisa berkata kata.
Dengan hadiah yang dia kirim ke Sigyn. Aldric yakin jika orang orang disana akan mendukungnya.
***
Balada dan Nerthus memandang tidak mengerti kepada berkotak kotak barang yang ada di depannya. Tidak main main, kotak kotak itu mengeluarkan cahaya saat dibuka.
Emas dan permata langsung berkilau di hadapan kedua orang itu.
"Apakah Arabella baru saja memenangkan suatu seleksi lagi di Acavalati?" tanya Nerthus dengan bingung. Dia ingin tahu kenapa semua hadiah di kirim ke rumah nya.
"Bukan Nyonya, semua dikirim oleh keluarga Bath!" jelasnya kemudian.