Gelap dan dingin. Hanya dua kata itu yang bisa Raka katakan sekarang. Raka berdiri dengan kondisi panik, namun ia berusaha keras agar tetap dalam kontrol. Raka tidak tahu di mana dirinya sekarang, yang jelas, ia hanya sedang berdiri sendirian, pada sebuah halaman luas dengan banyak pohon jagung tinggi yang mengelilingi dirinya. Suasana benar-benar gelap, bahkan sinar bulan pun tidak tampak karena langit mendung. Suara gemerisik dedaunan pohon jagung yang tertiup angin menambah kesan tidak nyaman. Raka memeluk dirinya sendiri.
"Aku di mana?" Tanya Raka pelan.
Raka tidak mengenal tempat ini. Di dalam ingatan Raka, ia belum pernah datang ke kebun jagung luas seperti ini. Lalu apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa Raka bisa ada di tempat asing ini?
Raka mencubit pipinya sendiri kemudia