"Di mana penjagamu?"
Raka berlari kencang. Kalimat pertanyaan yang sama terus terucap dari laki-laki itu. Dua sosok hitam mengerikan masih melayang di sisi kanan dan kirinya. Hanya dengan melihatnya saja, Raka merasakan ketakutan luar biasa. Seolah, sosok-sosok mengerikan itu menyerap keberanian yang ada di dalam diri Raka hingga habis.
Klang!
Raka berhenti berlari mendadak ketika melihat sebuah celurit terlempar dan menancap di tanah tidak jauh dari posisi Raka berdiri. Raka menoleh ke belakang, dan semakin panik ketika dua sosok hitam mengerikan itu mulai terbang dengan kecepatan tinggi dan menarik kaki Raka.
"Aaaaaaaaaaaahhhh....!"
Raka berteriak kencang ketika kakinya ditarik. Tubuh Raka menggesek tanah keras dan kasar dengan sangat menyakitkan. Dua sosok hitam besar itu membaw