Putra tampaknya kesulitan untuk mengendalikan dirinya sendiri, sebab pemuda tahun pertama itu masih berusaha keras untuk menetralkan napasnya yang putus-putus. Raka yang tidak sabar dan memiliki firasat buruk memaksa Putra untuk segera bicara, namun tindakannya tersebut membuat Wira marah dan menghentikan tindakan Raka.
“Hei, sudahlah hentikan.” Ucap Ariana berusaha melerai.
Raka mendecih kesal, pun dengan Wira yang tampak benar-benar tidak suka dengan Raka. Terakhir kali Ariana bertemu dengan dua adik kelasnya ini, adalah tadi ketika ia meminta tolong untuk membantu mencari Raka. Ariana tidak tahu bagaimana akhir perdebatan mereka sebab Ariana segera pergi untuk mencari Raka. Lalu sekarang, Putra dan Wira tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan kepanikan luar biasa.
“Tolong katakan