Anna hanya diam dan bengong saja. Dia hanya menatap nanar jalanan. Air mata mengalir membasahi pipinya membuat gadis itu seakan sudah tak memiliki kehidupan lagi. Bagaimana bisa? Iya, kehidupan yang dia inginkan adalah bersama dengan Virzha namun semua itu sirna setelah apa yang dia lakukan. Apa yang terjadi setelah ini hanya akan menjadi hal yang buruk saja baginya. Dia sudah tidak akan mendapatkan kebahagiaan lagi. Dia sudah kehilangan mataharinya, sumber kebahagiaan dirinya setelah dia merasakan rasa sakit setelah meninggalnya kedua orangtuanya. Anna sudah tak punya pilihan lagi selain menangis dan berharap semua yang terjadi hari ini adalah sesuatu yang tidak benar.
"Anna," panggil Virzha. Virzha bisa melihat bagaimana tatapan itu sama sekali tak memancarkan kebahagiaan lagi. Bagaima