Dokter Nicholas merasakan genggaman di tangannya. Ternyata itu adalah jemari Asmara yang mengganggap tangannya. Pandangannya donter Nicholas pun segera beralih pada Asmara yang terbaring di hadapannya. Ia sadar, namun nampak tidak baik - baik saja.
Asmara nampak ingin bicara sesuatu. Dokter Nicholas segera mendekatkan telinganya. Untuk mendengar apa yang Asmara katakan.
"Jangan kasih tahu ayah bunda dulu."
Suara Asmara terdengar sangat lirih. Namun dokter Nicholas mendengarkan itu semua dengan baik, sehingga semua yang dikatakan Asmara terdengar oleh telinganya.
"Oke, Mara. Kami mengerti." Dokter Nicholas segera menjawab demi membuat Asmara tenang.
Ya ia mengerti. Dokter Ahkam pun mengerti. Semua tenaga medis di sini telah mengerti.
Asmara melarang mereka memb