Katanya hari ini Rafi akan datang. Tenang, ini sudah beberapa hari semenjak Asmara kembali. Kondisi Asmara sudah membaik. Ia mengatakan pada dokter Nicholas untuk menghubungi orang tuanya.
Rafi bisa datang hari ini. Emma masih sibuk. Katanya ia masih di luar negeri.
Asmara duduk tenang di sofa panjang kamarnya. Ia ingin melakukan hal lain. Tapi apa? Ia bahkan tidak punya ponsel dan laptopnya pun disita.
Ia diam menunggu. Mempersiapkan dirinya sendiri untuk menjalankan niatnya.
Suara derap langkah kaki terdengar. Tanpa menoleh atau pun melihat orangnya, Asmara sudah tahu itu siapa. Ayah tercintanya, Rafi.
"Kamu sudah kembali?" Rafi segera bertanya begitu sampai. Nada bicaranya terdengar marah.
Namun Asmara berusaha tetap tenang. Ia kemudian memberikan senyuman