Semenjak Asmara menawarkan diri untuk mulai membantu pekerjaan kantor Rafi, lelaki itu setiap hari datang ke rumah sakit untuk mengantarkan berkas - berkas pekerjaan. Dan keduanya pun mau tak mau menjadi lebih dekat.
Termasuk hari ini, hari di mana Samara dan Samran akan datang berkunjung. Asmara sebenarnya agak deg - degan. Takut akan terjadi baku hantam. Uhm ... maksudnya takut Rafi akan marah - marah dan mengusir mereka.
Tapi Asmara tetap berusaha tenang. Ia terus mengakrabi ayahnya. Ia berusaha yakin bahwa hari ini tidak akan terjadi apa - apa.
"Lho, Yah hari ini Dateng juga?" Pertanyaan sambutan dari Asmara.
"Ya iya lah. Emangnya kenapa harus nggak Dateng?" Rafi meletakkan berkas - berkasnya di nakas.
"Kan hari ini hari Minggu, Yah. Libur dong. Kantor juga pas