"Mam, batalin aja dinner-nya. Ravi nggak bisa hadir," ucap Ravi seraya menggaruk bagian yang gatal. Kasihan sekali, sekujur tubuhnya panas dan ingin digaruk semuanya. Namun, dia bertahan dengan menggaruk wajahnya saja.
Meski tidak segatal sebelumnya, tetapi efek air kelapa muda mulai terasa untuk menetralisir gatal itu.
"Serius kalau nggak percaya. Telepon Elang aja," lanjutnya lagi tidak terima disalahkan terus. Ravi memang selalu menolak pergi untuk acara kencan yang disusun oleh ibunya.
Miris bahwa di saat ingin datang, semesta belum mendukung Ravi. Ada saja halangannya.
"Udah, Mam. Aku mau tidur dulu. Jangan telepon atau datang bawa keributan ke asrama. Kalau mama mau Ravi enggak kehilangan kesempatan cari pacar, jangan ikut campur. Biar Ravi sendiri yang urus. Mama sih bikin masal