Beberapa hari berlalu setelah pertemuan antara lord para bangsawan langit dan Raizel, akhirnya mereka berdua pun turun ke dunia manusia untuk melihat seberapa besar kekacauan yang sudah terjadi.
Mereka turun tanpa di ketahui oleh para kepala keluarga mereka, itu sengaja dilakukan oleh lord, karena dia tidak ingin sembilan kepala keluarganya ikut ambil bagian.
hanya dua kepala keluarga saja yang lord ajak untuk ikut membantu, dia adalah Razak Patriak keluarga Razak dan Rosalia patriak dari keluarga Hameru. menurut Lord, dengan bantuan dua keluarga ini saja sudah lebih dari cukup untuk membereskan kekacauan yang terjadi.
"Lihatlah Raizel, kerusakan yang terjadi akibat keserakahan para manusia, para manusia yang tidak memiliki kekuatan yang akhirnya menjadi korban. belum lagi pertempuran yang mereka lakukan dengan kaum Were wolf."Ucap Lord Suta.
Tak berapa lama, lord pun memberikan perintah pada dua kepala keluarganya. "Kalian berdua, cari para manusia yang sedang berbuat onar, bawa mereka hidup-hidup dan akan aku adili mereka di istana.
"Laksanakan Yang Mulia..! "Jawab keduanya sigap. kemudian menghilang dari tempatnya dengan sangat cepat.
Raizel sedikit membocorkan Auranya, dia sengaja melakukan itu agar dapat melacak atau di lacak oleh Cindaka. karena menurutnya cara itulah yang paling cepat dan gampang.
"Raizel kau.,!? "Tanya Lord suta kaget.
"Aku pergi dulu, segeralah bereskan tempat ini dan kembali, aku khawatir anakmu akan mencari keberadaanmu jika kau terlalu lama di dunia manusia ini."Kata Raizel dan bersamaan dengan itu, tubuhnya pun menghilang meninggalkan bayangan yang perlahan mulai hilang.
"Raizel sudah berapa kali aku katakan, jangan pernah menghilang seenak jidatmu sendiri, hah! "Raung kesal dari Lord suta menggema di dunia manusia.
***
Di sebuah Hutan belantara yang terletak di antara tebing-tebing pegunungan. Seorang Kaum Were wolf petarung sedang duduk di atas kursi singgasananya dengan sangat santai.
Dia adalah Cindaka, salah satu Were wolf petarung terkuat yang menjadi raja bagi kaum Were wolf. Namun disaat dirinya sedang santai, dia merasakan Aura kebangsawanan dari Raizel yang sangat pekat dan murni.
"Raizel....!
Bangkit dari duduknya, seketika itu juga dia memberikan perintah pada pelayan setianya, "Lunar dengarkan aku, aku akan pergi menemui teman lama, dan aku tidak tahu kapan aku akan kembali, namun satu hal yang harus kau lakukan.
"Jika aku tidak kembali, tolong jaga para saudaramu dan keluarga besar kita, pastikan mereka mendapatkan tempat yang aman untuk bertahan hidup."perintah Cindaka.
"Tuan, ijinkan aku untuk ikut dengan anda."pinta Lunar dengan raut wajah memelas.
"Hehe...pertarunganku kali ini entah akan selesai berapa lama Lunar, dan kamu tidak akan sanggup untuk menahan efek dari pertarungan ku nanti. sebaiknya kau jalankan perintahku dan jadilah lebih kuat, setelah itu kau carilah aku."Ucap Cindaka. dia langsung melesat tanpa menunggu jawaban dari Lunar.
"Tuan...,! "Teriak Lunar berhenti saat Menyadari jika sosok Tuannya sudah tidak terlihat lagi
dengan menggertakan giginya, lunar pun berkata. "Tuan tunggulah, secepatnya aku akan tumbuh menjadi lebih kuat lagi, dan aku pastikan jika kaum kita akan baik-baik saja.
***
Di sebuah ketinggian gunung yang ada di wilayah alam manusia, Raizel berdiri dengan sangat tenang di atas kehampaan. dengan melipat kedua tangannya di d**a, Raizel menunggu kedatangan seseorang.
Tak lama kemudian, udara beriak dengan sangat cepat dari Arah Utara menuju tempat Raizel berada. hal itu sudah di rasakan oleh Raizel dan tahu siapa yang datang.
"Cindaka...! Akhirnya kau datang juga."Gumam Raizel Lirih.
Dalam beberapa helaan napas kemudian, sosok yang di tunggu-tunggu oleh Raizel akhirnya datang juga. Dia tidak lain Adalah Cindaka, seorang Raja dari kaum Were wolf yang kekuatannya sudah berada bahkan setara dengan kaum bangsawan kerajaan, bahkan menurut Raizel. Kekuatan dari Raja Were wolf ini sudah setara dengannya dari kaum bangsawan murni.
"Hahaha.... Raizel! apa yang membuat seorang bangsawan keturunan murni sepertimu sampai harus turun kealam fana ini, "Suara Cindaka terdengar di sertai gelak tawa.
"Kau pasti sudah tahu apa tujuanku datang kemari, jadi tidak perlu berbasa basi lagi. bisakah kau tidak ikut campur dengan kekacauan ini Cindaka? "Tanya Raizel dengan wajah sedingin Es milik nya.
"Raizel, kenapa sikap mu dari dulu sampai sekarang tidak ada perubahan sama sekali? apa kau benar-benar hanya hidup menyendiri di mansion itu? lalu kemana pelayan setia mu itu?"Sahut Cindaka sedikit mengejek.
"Cindaka, aku turun ke dunia manusia ini hanya untuk memastikan, bisakah kau dan kaummu untuk tidak ikut campur atas kekacauan ini.?, "Ucap Raizel, mengulang pertanyaan kembali.
"Maaf Raizel, sepertinya kali ini aku menolak, karena ini menyangkut keberlangsungan keluarga were wolf ku."ucapan tegas dari Cindaka terdengar.
"Jika itu pilihanmu, maka aku terpaksa harus bertarung denganmu."Ucapan dingin tanpa ekspresi pun terdengar dari mulut Raizel.
"Raizel maafkan aku, tapi jika menyangkut dengan keluargaku. Maka aku pasti akan melawan siapapun orangnya."ujar cindaka yang langsung merubah wujudnya menjadi seorang were wolf.
"Blood fold...!"Raizel mengeluarkan jurusnya dan menyerang Cindaka saat itu juga.
Aura merah darah langsung menyelimuti area sekitar, radius tiga ratus meter pun ikut terkena dampak dari jurus yang di keluarkan Raizel, saat aura kebangsawanan murni keluar dari tubuh Raizel.
Tidak mau kalah begitu saja, aura were wolf sejati pun di keluarkan oleh Cindaka, dia sebagai salah satu petarung were wolf sejatipun mengeluarkan aura yang tak kalah menakutkan.
Seketika pertarungan maha dahsyat pun terjadi, beribu jurus dan ratusan pukulan menggema, tidak terhitung berapa banyak bangunan yang hancur akibat terlemparnya tubuh kedua orang itu.
Raizel melesat dengan mengepalkan tinjunya, dia menghantam telak d**a dari Cindaka dan membuat cindaka terbang sejauh sepuluh meter, Hal itu menghancurkan bangunan di belakangnya.
Bangkit dari reruntuhan, Cindaka langsung melesat cepat sambil melepaskan sebuah tinju dengan kekuatan yang dahsyat, Raizel yang berada di tempatnya langsung merangkai salah satu jurusnya dan membentuk perisai darah.
"blood defense!
"boooommmm...!!
Ledakan keras terjadi, menggertakan tanah yang di pijak. Namun itu belum berakhir, sebuah Auman serigala menggema dan langsung melesat kearah Raizel dengan membawa momentum kehancuran.
Saat itu juga Raizel terpental sejauh sepuluh meter, dia baru berhenti setelah berhasil menarik gaya gravitasi, saat posisinya stabil, dia lalu kembali menyerang.
Sebuah gulungan darah mirip seperti badai topan menggulung tubuh Cindaka, suara menderu terdengar sangat keras menghasilkan riak angin dan menerbangkan daun daun.
"Raizel apa kau kira dengan jurus ini kau bisa menghentikan ku.""Raung Cindaka sambil tertawa-tawa keras.
"Aku akan mengorbankan segalanya untuk mindungi manusia, karena itu sudah menjadi garis hidupku sebagai bangsawan murni.
"Kau sungguh Naif Raizel, Maka rasakan jurusku ini.
"Auman Raja Serigala...",Raung Cindaka yang langsung membuka mulutnya.
Seketika itu juga gulungan darah yang Raizel buat mulai retak, bahkan saat ini mulai terlihat lelehan darah dari sudut bibir Raizel.
Hal yang sama pun di terima oleh Cindaka yang mulai mengeluarkan darah, dia terkena efek balik dari serangan Auman raja serigala.
"Teknik yang sangat kuat, aku akui jika kau adalah lawan yang kuat Raizel"Pekik Cindaka sambil menggerakkan kedua giginya.
"kaboummmm...!!!¡
Tinju dengan kekuatan sangat besar berhasil menghancurkan teknik darah yang Raizel keluarkan.
Saat ledakan terjadi, kedua orang terkuat itu pun sama-sama terpental sangat jauh dan keduanya memuntahkan darah segar. namun kondisi mengenaskan di alami oleh Cindaka.
Saat ini tangan sebelah kiri Cindaka sudah hilang, bagian perutnya pun hancur dan proses regenerasi nya pun melambat.
Sama dengan Cindaka, kondisi Raizel pun tidak kalah mengenaskan. dimana salah satu sayap darahnya hancur dan itu menandakan jika bangsawan penguasa darah itu tidak baik-baik saja.
Raizel terluka parah dan dia harus mengalami tidur panjang untuk memulihkan kondisi dan kekuatannya kembali.
Sama halnya dengan Raizel. Cindaka pun terpaksa harus mengalami tidur panjang jika Ingin bertahan hidup, karena keistimewaan seorang were wolf sejati adalah bisa memulihkan kekuatannya jika mengalami tidur panjang.