Di tempatnya Lord para bangsawan. Saat dia merasakan dua energi besar beradu, seketika itu juga dirinya melesat bersama dua patriak keluarga yang dia bawa, dia berharap bisa menghentikan aksi nekad dari dua orang terkuat itu.
"Rosalia gunakan teleportasimu agar bisa cepat menghentikan dua orang gila itu."Perintah dari Lord Suta.
"Baik yang mulia."Ucap Rosalia, dia pun mengeluarkan teknik terkuatnya.
Seketika itu pula sebuah portal dimensi dari atas langit muncul, aura agung para bangsawan langit pun terasa menekan semua orang.
"Razak, Rosalia, segera susul aku."Ucap sang Lord, melesat lebih dulu masuk kedalam portal yang di buat oleh Rosalia.
Merasa tekniknya sudah sempurna, sambil melirik kearah Razak, Rosalia berkata,"Ayo Razak jangan sampai yang mulia ikut bertarung.
Menganggukkan kepala, Razak langsung melesat masuk kedalam portal di ikuti Rosalia di belakangnya.
"Raizel apa kau tidak apa-apa, kenapa kau nekad membakar esensi kehidupan milikmu?"Kata lord Suta, saat berada di hadapan Cadis.
"Tenanglah aku baik-baik saja dan masih mampu berdiri, sebaiknya kamu periksa Cindaka."Jawab Raizel yang sudah berdiri dengan sempurna.
"Haa! kau selalu menganggap dirimu baik-baik saja, sifatmu memang tidak bisa berubah."Ujar Lord Suta, lalu melesat kearah Cindaka.
Nampak jelas saat ini tubuh Cindaka yang terbaring lemas tergelatak di tanah, namun energi kehidupan masih tetap ada mengalir dalam tubuh Cindaka. Sambil tersenyum saat melihat kedatangan Lord para Bangsawan, Cindaka berkata. "Aku kira hanya Raizel saja kaum bangsawan yang datang! Ternyata kau juga datang.
"Kau terlihat baik-baik saja Cindaka, aku salut dengan kekuatan yang kau miliki, namun nampaknya kau harus tidur panjang setelah ini."Ucap Lord Suta sedikit mengejek Cindaka.
"Haha...dasar Lord tidak tahu malu, jika kau melakukan pertarungan ini pun kau pasti akan tertidur panjang atau mungkin mokat."suara ejekan Cindaka terdengar.
"Sudahlah sebaiknya kau panggil anak buahmu dan siapkan tempat yang nyaman untukmu, aku tidak habis pikir dengan kalian berdua yang sangat senang bertarung."Sahut Lord Suta.
"Itulah kaum petarung, tidak ada hal yang lebih menyenangkan daripada pertarungan."Balas Cindaka sambil tersenyum.
"Apakah kalian para were wolf tidak ingin damai dan berdampingan.? "Tanya Lord pada Cindaka.
Tak berapa lama, Lunar dan dua orang petinggi kaum Were wolf pun datang, setelah Cindaka memberikan sinyal panggilan, mereka pun membawa tubuh Cindaka pergi dari area pertarungan.
"Tunggu dulu, dengan kejadian ini, aku sebagai Lord kaum bangsawan meminta Agar kaum Were wolf tidak ikut campur masalah manusia. Selama itu tidak menganggu kalian."Pinta Lord sebelum membiarkan Cindaka dan anak buahnya pergi.
"Sesuai dengan apa yang di perintahkan raja, kami akan bersembunyi dibalik bayang-bayang, selama kaum manusia tidak mengusik kami, maka aku pastikan kaum kami tidak akan pernah menampakkan diri."Ucap Lunar dengan tegas.
"Baiklah aku pegang ucapan kalian. "Balas Lord para bangsawan.
***
Beberapa waktuberlalu dari pertarungan yang membuat hancur sebagian wilayah, saat ini di dunia kaum bangsawan langit, lord sedang berada di mansion kediaman Raizel.
"Raizel apa kau akan segera masuk dalam tidur panjang mu?"Tanya Lord Suta ingin memastikan.
"Apa kau masih ingin membujukku agar aku menggantikan posisimu?"Ujar Raizel dengan raut wajah datar.
"Aku hanya ingin menitipkan pedang ini sebelum kau tertidur panjang, itu saja. aku tidak akan pernah lagi membujukmu."Ucap Lord sambil tertawa.
"Lord, mohon maaf jika aku menyela, tapi untuk apa Lord menitipkan pedang itu pada Tuan."Tanya Frank dengan waspada.
Sambil tertawa terbahak-bahak, Lord Suta berkata."aku suka dengan sikap hati-hati mu itu Frank, namun jika bukan Raizel orangnya, siapa lagi yang akan menyerahkan pedang ini pada putriku saat dia menjadi seorang Lord?"ucap Lord para bangsawan.
"Apa kau berniat untuk ikut masuk dalam tidur panjang?"Tanya Raizel.
Berjalan kearah jendela, Lord para bangsawan itu lalu berkata, "aku sudah terlalu lama hidup, tanpa adanya Elena! Aku merasa hidupku hampa, tidak ada keinginan yang harus ku kejar, dan aku sudah putuskan untuk tidur abadi, maka dari itu pedang ini aku titipkan padamu Raizel."Ungkap Lord Suta.
Sedikit menaikan alisnya, Raizel heran dengan keputusan yang diambil oleh Lord dia tidak mengerti dengan apa yang di rencanakan nya dibalik kepergiannya menuju tidur abadi.
"lalu bagaimana tanggapan para patriak keluargamu? mereka pasti akan terpecah dengan keputusan mu?"Tanya Raizel kembali.
"Aku sudah membicarakan hal ini dengan Razak dan Hanson, dan keputusannya, Hanson lah yang akan menjaga putriku sampai dia benar-benar siap menjadi Seorang Lord! sedangkan aku dan Razak akan lebih dulu memasuki tidur abadi."Jawab Lord Suta.
"Jadi pria tua Hanson lah yang akan mengurus semua kepala keluarga para bangsawan "Tanya Frank dengan wajah sedikit heran.
Menganggukan kepalanya, Lord Suta menjawab apa yang di tanyakan Frank, "Benar, dialah yang akan mengurus semuanya, mungkin jika kau masih hidup tolong bantulah Hanson, Frank.
"Tidak! Aku sangat keberatan dengan hal itu, Tuannku hanya satu dan aku akan selalu menunggu tuanku hingga bangun."Jawab Frank dengan tegas.
"Hahaha...kau ini manusia yang unik Frank, diberi kontrak darah kau menolak tapi kau mengabdikan dirimu untuk Raizel. Sungguh dunia tidak adil, berbeda dengan para manusia lainnya yang selalu mengincar kekuatan."Kata Lord Suta.
"Jangan samakan aku dengan para manusia serakah itu fulgoso."Ucap Frank dengan suara yang sedikit tinggi.
"Hahaha....baiklah, niatku kesini hanya untuk menyampaikan itu, dan pedang ini akan aku tinggalkan di mansion ini, tolong jagalah pedang ini sampai kau memberikan nya langsung pada keponakan mu Raizel."Suara dari Lord Suta terdengar, bersamaan dengan hilangnya tubuh dari Lord bangsawan itu.
"Lord yang aneh...!"Ujar Frank sambil menggelengkan kepala.
"Frank! apa kau masih terus meneliti tentang kekuatan gelapmu itu?"Raizel bertanya setelah ruangan menjadi hening.
"Benar tuan, dan selama ini sudah ada kemajuan."jawab Frank dengan hormat.
"Baguslah, dua hari lagi aku akan masuk dalam tidurku, kau lanjutkan penelitianmu di mansion ini, Jiak kau bosan. kau tidak perlu menungguku bangun."Ucap Raizel tegas.
"Baik tuan, kata-kata Tuan akan aku ingat selalu.
***
Di tempat para kaum Were wolf berada.
"Tuan, tempat yang anda minta sudah selesai, apa tuanku akan tidur sekarang?"Tanya lunar setelah memberikan laporan.
"Lunar peganglah ini, didalamnya ada tersimpan sedikit kekuatanku, aku merasa saat aku masuk dalam tidur panjangku, akan ada pemberontakan dari kubu mudric. Jika itu terjadi, pecahkan kristal ini agar kau dapat melindungi diri sendiri. Dan cari lah Raizel di dunia Bangsawan."Ujar Cindaka, sambil menyerahkan kristal kecil berbentuk liontin.
"Tapi tuan, sepertinya ini tidak perlu, aku masih bisa melindungi diri sendiri dengan baik. Tuan tidak perlu khawatir dengan itu, "Sahut Lunar memberikan pernyataan tegas.
"Kau terlalu polos Lunar, dan itu akan mudah di manfaatkan oleh mereka, walaupun aku membenci mudric, dan sudah tahu sejak lama keinginannya untuk menjadi seorang raja, tapi aku tidak bisa membunuh keluargaku sendiri, rubahlah sifat polosmu itu lunar, karna mudric tidak seperti aku."Ujar Cindaka memberikan sedikit masukan.
"Terimakasih Tuan, aku akan selalu ingat kata-kata mu, dan lihatlah nanti saat tuan terbangun, aku akan tumbuh menjadi kuat."Lunar mengutarakan tekadnya.
"Terimakasih lunar atas dedikasimu selama ini, ingat pesanku, berhati-hati lah pada mudric."Kata Cindaka yang kemudian bangkit lalu berjalan meninggalkan Lunar.
Di alam para bangsawan, setelah mengatakan pesanya pada Frank, Raizel pun pergi dari Mansionnya. Dia akan mencari tempat yang menurutnya sangat nyaman untuk mulai tertidur.
Dengan luka yang dideritanya kali ini, kemungkinan Raizel akan terbangun sangat lama, dia telah banyak membakar esensi kehidupannya dalam pertempurannya dengan Cindaka.
Untuk para bangsawan murni seperti Raizel, jika ingin bertambah kuat. maka nilai yang harus di bayarnya pun sangat besar, itu karena kekuatan besarnya akan di tukar dengan kehidupannya.
Semakin besar kekuatan yang di keluarkan, maka semakin besar pula umurnya akan berkurang. Itulah kelemahan terbesar Kaum bangsawan murni.
Tapi tidak semua keturunan bangsawan murni, mempunyai kekuatan besar, Hanya orang terpilih saja yang mendapatkan Anugerah dan musibah dengan kekuatan nya.
Hal itu sangat wajar, maka dari itulah. Orang seperti Raizel sangat di hormati oleh kaum bangsawan, bahkan seorang Lord pun tidak berdaya dihadapan Raizel.