Bagian I: Menjebak Serigala Kota.
Fajar di lereng Bukit Hujan menyingsing dalam balutan kabut tebal yang basah dan dingin. Suara tetesan air dari daun-daun pohon kanopi raksasa beradu dengan desis angin hutan, menciptakan irama mencekam di sepanjang lereng hulu. Di bawah naungan pepohonan bambu tua, Banyu merayap perlahan, mengamati sebuah struktur bendungan kayu jati ilegal yang melintang kokoh di celah tebing batu hulu mata air.
Bendungan buatan Tengkulak Wurag itu menahan ribuan kubik air jernih, membelokkan alirannya menuju saluran buatan ke arah perkebunan teh pribadinya, sementara saluran alami menuju Lembah Hijau ditinggalkan kering kerontang berlumpur. Empat pengawal bersenjata senapan rakitan tampak berjaga di atas panggung kayu bendungan dengan raut wajah mengantuk.
Di bawah l