Dami sedang mengamati Mawar Vampir yang masih saja terlihat segar dan mekar meski kutukan sudah berakhir. Ia sudah membawa mawar itu ke dalam kamarnya.
Ia merasa bunga itu ajaib sekali bisa kembali berubah menjadi seperti semula dan masih mekar hingga sekarang.
Ia segera menelepon Victor.
"Hei," sapa Dami.
"Hei," balas Victor. "Ada apa?"
"Aku hanya ingin mengetahui keadaanmu. Baik-baik saja?"
"Lumayan. Haha, kau mencemaskanku, ya?"
"Jangan terlalu berlebihan, tentu saja aku cemas. Memangnya kau tidak cemas kepadaku?"
"Ya, ya. Aku cemas kok. Bagaimana kabarmu?"
"Aku baik-baik saja. Hari ini aku ke sekolah."
"Kedengaran sungguh normal dan sehat," komentar Victor di seberang sana.
"Aku ingin tahu bagaimana keadaan mawar Vampir punyamu," ujar Dami. Ia mengamati setiap duri yang mas