Raka menghentikan mobilnya di sebuah jalan tanjakan tak beraspal di lahan milik keluarganya yang akan di bangun sebuah resort keluarga. dia membuka pintu mobilnya dan
" krak ...,Auh !
" aduh suara apa ? .
Raka buru buru menengok keluar ,dia melihat cewek udah duduk terperosok di bawah pintu mobil yang dia buka
"hei nona kau tak apa-apa ?
" mas bro kalau buka pintu mbok bilang bilang kek, biar tak mencelakai orang, sakit tahu !
" maaf nona aku ngak melihat ada orang tadi, nona sih kok mendadak udah berada di sini ?.
Raka seraya membungkam mulut nya menahan tawa ,dia keluar dari pintu sebelah samping dan cuma melihat cewek itu saja
Cewek itu berusaha berdiri dari tempat nya jatuh,
" lha diem aja, bantu kek ! .
Cewek itu melihat Raka dengan muka cemberut
" lucu banget .
Raka bergumam dalam hati.mendengar itu Raka langsung mengulurkan tangannya membantu cewek tadi yang terlihat kerepotan untuk bangun,
" makasih ! .
Cewek itu pun berlalu ninggalin Raka yang agak bengong melihat nya.
" loh kemana dia kok malah turun, aneh banget tu cewek .
Raka berbicara dalam hati ,raka pun mencari teropong yang ada di dalam mobilnya dan mulai memutar mutar teropong itu untuk melihat luas lahan yang dia survive saat itu, dia terperangah saat teropong nya mengarah ke bawah dia melihat cewek tadi sudah nangkring di atas pohon mangga yang lagi berbuah lebat.
" gila tu cewek, anak gadis kok tingkahnya kayak gitu laki apa perempuan sih.
Raka bermonolog melihat tingkah cewek yang udah berada di atas pohon mangga di bawah sana yang tidak jauh dari Raka berdiri saat itu.
Raka yang di buat penasaran pun tak sadar melangkah kan kakinya menuruni jalan berbatu tempat cewek itu berada.
" hei nona minta dong ?
Cewek itu begitu terkejut mendengar ada seseorang yang sudah berada di bawah nya, sontak pegangan tangan nya terlepas dari dahan pohon, dia hilang keseimbangan dan akhirnya jatuh menimpa Raka yang berada tepat di bawah tubuhnya dan berguling guling bersama.
" brush... kresek..bruk...!!! Auh !, maaf maaf mas bro kenapa mas bro kesini, jatuhkan jadinya, sakit Ndak ?
Cewek itu bangun dan memeriksa Raka yang masih membiarkan tubuh kekarnya terlentang di rerumputan di bawah pohon mangga itu ,dia tak menjawab pertanyaan cewek tadi, karena kepalanya masih terasa puyeng Karena kejatuhan tubuh cewek itu ,
" heh nona tolong kek kepalaku sakit sekali ,kecil kecil tubuhmu berat juga ya.
" mas bro sekarang kita impas ya, tadi mas bro yang bikin aku jatuh, sekarang aku yang buat kepala mas bro puyeng.
" bisa Ndak kita kenalan,biar enak menyapanya .
"oh gitu to mas bro.
" iya nama kamu siapa ? dan aku harus panggil apa gitu.
" iya ya lupa ! namaku tiyara ,panggil aku tiyara aja, nama mas bro siapa kalo gitu?
" namaku Raka, panggil aja Raka
" oh mas Raka gitu !
Mereka saling berkenalan
" tiyara kamu jangan suka manjat pohon nanti klo jatuh gini sakit kan, untung ada aku disini tadi ,kalau tidak gimana, siapa yang nolongin ! lagian pohon mangga ini punya siapa ?
" tahuk ,aku cuma metik aja
" berarti kamu...
" berarti ?ya berarti aku nyuri, tapi jangan bilang bilang ya, awas kalau mas bro bilang bilang orang.
"kamu itu lucu ya nyuri kok bilang bilang.
"emang mas bro kok ada di sini mau apa?
" aku kesini mau nangkap pencuri mangga ,kenapa ? kau ketahuan?
Bukanya jawab tiyara malah bengong dan tak tau harus ngomong apa,
" kenapa kok malah diem, hei nona !
Raka me nepuk bahu tiyara yang lagi bengong duduk di samping nya dan membuat tiyara terkejut.
" eh ! iya iya, apa ?
" kenapa kok jadi bengong ?
" aku ....aku ..! mas bro pemilik lahan ini ya ?
" iya aku pemilik lahan ini, kenapa?
Tiyara langsung menghadap kearah Raka dan melipat dan menyatukan ke dua tangannya sambil berkata
" maaf ... maaf... ! mas bro aku Lo cuma ngambil dua aja tadi ,ini mangganya mas ambil aja deh, tapi jangan bawa aku ke kantor polisi ya ,plis !
Raka yang mendengar itu malah ketawa ngakak
" ha...ha..ha.... kamu ya ,bikin aku ketawa aja.
" beneran mas bro, jangan bawa aku ke kantor polisi, ya nanti nenek ku siapa yang jagain , kalo aku di penjara nenek ku sendirian, nanti siapa yang ngabisin uang dan nasi nya Ndak ada ? mubasir kan
Sekali lagi Raka ketawa ngakak sampei tak bisa dia tahan lagi sambil tanganya mengacak acak rambut tiyara yang di kuncir kuda lucu banget
" kau jangan asal ngomong, perutku sakit tahu, dengar nya !,
" tapi mas bro bilang mau menangkap pencuri mangga, dan menghukumnya ?, aku yang curi mangga ini.
Tiyara menyodorkan dua mangga dari tanganya pada Raka yang masih tersenyum melihat tingkah nya.
" ni mangganya aku kembali kan saja, tapi jangan bawa aku ke kantor polisi ya?.
" siapa yang mau bawa kamu ke kantor polisi berat tahu, kejatuhan badan kamu saja kepalaku udah puyeng ,apalagi bawa kamu
Mendengar itu tiyara masih bengong tak mengerti
" mas bro tak akan menghukum ku ?
" Ndak lah, tapi ada syaratnya ?
" apa ! apa mas bro katakan ?
" syarat nya kamu antar aku kelilingi lahan ini mau ?
"apa ! gila empor dah kaki ku, kalo harus mengelilingi lahan seluas ini, bisa bisa sebulan aku tak bisa masuk sekolah.
" mau Ndak ?
" mas bro Ndak ada yang lebih ringan gitu ? aku loh sekolah besok ada ujian lagi.
Raka mendengar alasan tak masuk akal Tiyara pun cuma bisa tersenyum seolah tak mau ambil pusing.
" ada !
" iya iya mas bro apa itu ?
Tiyara antusias mendengar salah satu persyaratan itu lagi dan menyimak apa yang akan di katakan Raka,
Raka pun mendekat kan bibirnya pada telinga tiyara dan ber bisik.
" syarat nya kamu cium aku sekarang gimana ? setuju !
Tiyara langsung bengong dan melihat Raka begitu aneh ,dalam otaknya berkecamuk tak tahu harus gimana.
" ngak setuju kan kamu? makanya sekarang temenin aku keliling ,jangan khawatir nanti ada bonus buat kamu, gimana ok ?
" takut ah, nanti mas bro culik aku lagi !
" ha..ha....ha kamu ini ,ngapain juga aku culik kamu , aah ! ayo buruan keburu sore nanti aku pulangnya, kalo ngak mau aku cium lho ?
" iya iya bentar,
Raka meraih tangan tiyara, yang terlihat malas mau beranjak dari tempat duduknya,
Tiyara pun tak bisa menolak kemauan Raka, karena dia sadar dengan semua kesalahannya, telah mengambil mangga dari lahan itu tanpa permisi sama yang punya
" mas bro, entar kalau tiyara capek berhenti sebentar ya? kita bawa mangga juga ya, buat camilan di perjalanan, tadi lho aku belum makan siang juga, jadi tenaga tiyara sedikit letih dah .
Tiyara terus ber celoteh sambil terus mengekor di belakang Raka yang berjalan duluan, karena siang itu lumayan panas terik.
Raka mendengar celotehan tiyara bukanya marah ,dia malah menikmati nya seperti dia mendengar siaran toksow di tv, kadang kadang dia juga tersenyum sendiri.
Pertemuan pertama Raka dan tiyara itu begitu aneh ,karena bagi Raka, baru kali itu menemukan cewek yang bisa membuat dia merasa senang dan bahagia dengan semua tingkah konyolnya, bahkan dalam hati, dia seperti udah lama mengenalnya karena terlihat akrab,
Raka pun tak merasa canggung untuk selalu menggoda Tiyara yang terlihat kesal karena ulah Raka, yang sok semena mena padanya
" tiyara buruan jalanya, panas tahu !
" bodo ! paling paling juga bakalan hitam tu kulit, lagian mas bro jadi cowok kok putih sih kulit nya, aku aja hitam gini Ndak papa ,jadi mas bro kaya banci deh !
Raka mendengar kata banci langsung menghentikan jalanya, seraya berbalik badan.
Tiyara yang berada di belakang nya pun menubruknya
" brush...! apaan sih ! kalo berhenti yang bener dong ! biar tak ketubruk gini.
Tiyara melihat Raka dengan wajah sewot ,ke dua tanganya yang mendorong tubuh Raka yang udah berbalik menghadap nya pun malah di cekal nya dan menahannya tetap di dadanya ,sambil merendahkan wajahnya.
judul novel // Bunga desa idaman //
karya : Reni istiyar