" apanya yang menyenangkan sih di kota ribet banget kok suka ,panas lagi aku ya lebih suka di rumah nenek
Tiyara merasa tak suka kalau ada di kota
Dalam perjalanan pulang itu tiyara malah suka mendengarkan teman teman nya yang lagi ngobrol
Sampei juga tiyara di antar temanya Andika sampei di depan pintu rumah neneknya
" makasih dik
" ok cantik ,abang Dika pulang dulu ya, ha..ha..ha !
"udah udah sana pulang
Tiyara yang malah mengusir andika untuk segera pulang
Tiyara pun turun dari motor Andika dan memukul punggung nya
Andika pun berlalu meninggalkan tiyara yang sibuk melepas sepatunya dan menyimpan di kamarnya
Tiyara pun berganti baju dan membawa sepiring nasi dan lauk pentol goreng dan sayur asem kacang panjang kesukaannya
Tiyara ingin membawa semua itu ke teras sambil beristirahat santai
Belum sempat keluar terdengar suara motor tiyara pun meletakkan kembali nasinya di meja
Sesat kemudian terdengar motor trail udah berada di depan rumahnya
Tiyara mengetahui siapa yang udah ada di depan pintu
" mas bro,.makan
Terdengar suara tiyara dari dalam rumah menawari Raka untuk makan
Rakapun turun dari motor nya dan memasuki rumah tiyara
Raka duduk di depan tiyara dan menyodorkan bungkusan dalam kantong kresek
" udah ! aku baru makan juga , ini untuk kamu
" apa ?
" buka dong.
Tiyara mengambil serta membuka bungkusan yang diberi oleh Raka yang ternyata roti bakar
"mas bro beneran ini untuk aku
" iya sayang !
Tiyara pun menyimpan dulu bungkusan itu di sampingnya sementara dia meneruskan makan nasi nya lagi
Raka yang melihat itu cuma diem dan berpindah duduk di samping Tiyara yang asik makan.
Tiyara yang tahu Raka duduk di sampingnya ,malah menyuapi Raka dengan sesendok nasi tepat di depan mulutnya dengan sedikit memaksa
Raka pun tak bisa menolaknya Raka membuka mulutnya dan memakan suapan itu
Tiyara terlihat senang sekali ,membuat itu hati Raka begitu bahagia
Melihat wajah cantik tiyara seperti itu
Dan lagi lagi tiyara menyuapi Raka setelah tiyara menyuapi dirinya sendiri
" Udah sayang, nanti kamu tak kenyang
" ini masih ada roti kan
Rakapun tak berkata lagi ,sampei nasi dalam piring tiyara habis
Setelah menyingkirkan piring di samping nya tiyara mengambil roti pemberian Raka tadi
" mas bro ini beneran buat aku ? pasti enak sekali ,aku makan ya ?
Raka pun melihat nya begitu senang
" makan aja tadi kan mas udah bilang ini untuk kamu
Sambil memakan roti tiyara dan Raka berbincang bincang !
"mas bro ini tadi mas bro belinya di mana ?
" tadi di jalan yang mau masuk arah ke sini.
" emang mas bro kok selalu beli kan makan buat tiyara apa uang mas bro ngak abis
" enggak lah ! mas senang memberi kamu asal kamu mau dan senang menerimanya
Tiyara cuma mengangguk sambil memakan rotinya, tiyara pun ingin menyuapi roti itu pada mulut Raka'
" udah tiyara kamu aja yang makan
" tiyara ujian kamu belum selesai
" belum
" besok apa ujiannya ?
" BIN
" apa BIN
" bahasa inggris !
" berarti kamu tahulah arti dari ILoveYou
Raka berusaha mengatakan isi hatinya pada tiyara dengan bahasa inggris yg menurut Raka Tiyara akan memahaminya
" ILoveYou tiyara
Tiyara yang agak telmi soal bahasa inggris tak paham kata kata itu
" oh ! mas bro kok ngomong gitu
" kenapa ? apa kamu punya pacar atau orang yang kau sayang gitu
" ih sayang ! apa itu sayang ?.
" ya kalau aku sayang kamu gimana
" kata temen aku sayang itu lebay jadi jangan bilang sayang padaku
" terus kalau ILoveYou Tiyara
" mas bro aku lama belajar bahasa inggris di sekolah tapi ngak ada pak guru pernah ngajar ada kata ILoveYou tiyara
" ha..ha..h... ! dasar eror emang kelas berapa kamu sekarang Tiyara
" kelas dua tapi kan bulan depan dah kelas tiga
" ya udah tunggu sampai kamu lulus SMA nanti mas ajari bahasa inggris, arti serta praktek nya
" kenapa harus nunggu sampei aku lulus , kenapa Ndak sekarang aja kan besok aku juga waktu ujian bahasa inggris
" enggak nanti kamu Ndak bisa tidur
" kok gitu
" ha..ha..ha . !
Raka malah ketawa geli mendengar tiyara lagi ngomong sambil makan roti bakar yang terlalu penuh di mulutnya
Tiyara yang merasa diketawain langsung membungkam mulut Raka dengan roti yang masih sisa di tanganya
Tawa Raka pun berhenti tapi tangan tiyara lalu di pegangnya dan menariknya hingga mulut Raka yang juga penuh dengan roti itu menempel dibibir tiyara
Tiyara yang baru habis menguyah roti itu
Raka berusaha menyuapkan roti yang ada di mulutnya pindah ke mulut tiyara lagi
dan benar saja roti itu sebagian telah berpindah ke mulut tiyara
Tiyara tak bisa berbuat apa apa selain memasukan roti itu ke mulutnya dan mengunyahnya kembali
Sementara Raka juga demikian, setelah habis roti yang ada di mulutnya raka malah minta cium bibir pada tiyara dengan bahasa isarat
Tapi tiyara tak paham
" apa...roti ya lagi
Raka masih berkata pakei bahas isarat
Tiyara tambah bingung
" habis mas bro rotinya ,ah dibilang abis kok, udah tiyara Ndak tahu maksud mas bro, Bodo !
Karena merasa Tiyara tak mengerti Akirnya Raka menarik tangan tiyara lagi dan sekali lagi Raka malah mencium beneran bibir tiyara dengan lembut
" cup...upah !
Tiyara pun berontak ingin melepaskan ciuman itu tapi Raka malah menekan kepala belakang tiyara untuk tetap merapat kan bibirnya pada bibir Raka yang semakin ingin melumatnya
Tapi tiyara memukul mukul punggung Raka minta di lepaskan
Beberapa saat kemudian Raka pun melepas ciumannya karena Tiara udah nggak bisa nafas
" mas bro ! tiyara ngak bisa napas
" i Kiss you my baby
" udah udah Tiyara ngak ngerti artinya terserah mas bro ngomong apa tapi jangan cium aku lagi
" kenapa ?
" kata nenek berciuman bisa hamil
Raka pun tak bisa diem ketawa ngakak
Tiyara malah sewot dengarnya
" jangan sewot gitu cantik jadinya mas bro malah pengen cium kamu lagi
" ngak engak tiyara tak mau hamil
Raka semakin gemas melihat tiyara yang beranjak ninggalin dia
Tapi bukan Raka kalau tidak jahil
Tubuh tiyara memang di biarin beranjak tapi sebelum tubuh itu menjauhi dirinya kaki raka mendadak di angkat otomatis Tiyara yang mau melangkahi kaki raka pun terjatuh dan di tangkap Raka
Raka pun memeluk tubuh tiyara begitu erat sementara bibir yang berada di dekat telinga tiyara,
Raka mulai membisikkan sesuatu
" sayang I Love you ,aku akan membuktikan kalau kita bakal nikah dan aku akan menunggu sampai kamu mau dan akan menjadi milik aku satu satunya
Karena merasa geli tubuh tiyara bergidik membuat Raka semakin erat memeluknya
" mas bro lepasin tubuh tiyara sakit
" aku akan lepasin kalau kamu cium mas dulu gimana apa mas yang cium pilih mana ?
" ah ! sama aja aku yang jadi korban ,iya deh aku akan cium mas bro tapi gimana kalo aku hamil
" tiyara orang hamil itu ada prosesnya sayang ngak cuma berciuman langsung hamil
" tiyara ngak tahu pokoknya kata nenek gitu
" tiyara pernah belajar biologi kan
" ya iyalah tapi aku malas kalo belajar biologi membosankan mending tidur
" tapi kamu kan jadi ngak tahu proses terjadinya seorang bayi
" tahulah
" apa coba
Raka terus memberondong pertanyaan yang tiyara memang telmi soal biologi tapi pelukan itu terus terjadi karena Raka tak melepas kan tubuh tiyara,
Bahkan tiyara duduk di pangkuan Raka
Rumah nenek tiyara memang sepi jadi jika ada seseorang bermesraan di dalam tak ada orang tahu kalau tidak masuk
" kata pak guru bayi itu hasil dari sel telur di buei sel...sel..apa ya aku lupa sebentar .. sebentar sepiram...eh apa ya sepi..ram
Raka mendengar ocehan tiyara benar benar di buat ketawa
Raka yang semakin gemas pada tiyara perlahan melepaskan pelukannya dan malah mengacak acak rambut tiyara yang tergerai indah menerpa sebagian wajah ganteng nya
" bukan sepiram sanyang tapi sepirma
" sepiram
" sepirma
Tiyara yang ngotot merasa omongannya benar membuat Raka mengalah
" iya iya terserah deh sepiram atau sepirma yang penting kamu paham
" iyalah tiyara paham kalo soal itu yang tiyara kurang paham apa hubungannya prosesnya jadi bayi dengan ciuman ,ya seperti yang mas bro omongin tadi tiyara ngak ngerti mas bro,karena tiyara selalu tidur kalau waktu pelajaran biologi soalnya membosankan kan sekali dengernya