Pemandangan hutan jati dan semak-semak berubah menjadi jalan setapak dengan rumput gajah di kanan dan kiri jalan. Perubahan pemandangan ini bikin kasak kusuk di belakang semakin jelas.
“Kita tersesat,” ujar Bram yang sering satu tim sama Pak Wanto.
“Dari awal aku yakin kalau Kak Peter dan Kak Bunga benar. Mereka kan paranormal,” ungkap Roni yang memiliki badan agak gemuk dan kepalanya pelontos.
“Diam semua!” seru Pak Trisno yang pasti terganggu sama ocehan mereka.
“Kita harus terus jalan!” seru Peter yang bikin aku menghela napas berat.
Tentu saja kita harus terus jalan karena kalau berhenti disini, masalah baru pasti akan timbul. Ini jalanan dan seharusnya kami berjalan sampai keluar dari jalur yang salah ini. Nggak boleh berhenti karena begitu berhenti pasti akan bertemu masalah.