Seorang wanita berusia tiga puluhan tahun akhirnya keluar dari balik tirai, yang sepertinya terhubung langsung dengan ruangan berbeda di sana. Wajahnya tampak manis dengan lesung pipi menghiasi wajahnya. Kulitnya kuning langsat, khas orang Indonesia sekali. Ia juga menundukkan kepalanya dengan sopan ketika menghadap Pak Makmur.
“Ya, Pak?” ucap Asih dengan suara yang sangat lembut.
“Tolong ambilkan air dingin untuk kedua tamu kita hari ini, ya?” pinta Pak Makmur.
“Oh, iya baik, Pak.”
Wanita dengan sweater panjang berwarna biru dan celana joggernya itu pun segera berbalik dan masuk ke dalam tanpa mengatakan apa-apa lagi.
Dan sementara kami mengamatinya, Pak Makmur pun berdeham dan menjelaskan. “Itu Asih, anak saya. Kebetulan istri saya lagi sakit karena kelelahan setelah menangani bany