Serena spontan mendorong Zean dari hadapannya. Bisa-bisanya Ken muncul di saat ia dan Zean dalam posisi seperti ini. Ntar malah berpikir jika dirinya sering berbuat begini sebelumnya. Padahal bukan ia, tapi cowok yang ada dihadapannya ini yang sering berbuat jahil.
“Haii, Kak,” sapa Serena tersenyum manis ke arah Ken yang masih menatap keduanya dengan horor.
“Gimana, udah dapat ijin dari ...”
Seketika perkataan Zean terhenti saat Kenzie dengan cepat membekap mulutnya dengan tangan.
“Kita berdua ada kerjaan penting, kan, Ze. Yok, kerjakan sekarang,” ujar Ken langsung menyeret Zean menuju kamarnya.
Sementara Serena, menatap kepergian dua cowok itu dari sekitarnya. Haruskah ia bingung dengan kejiwaan yang dialami mereka? Tentu saja, iya. Sikap Ken membuat kecurigaannya naik seratus kal