Kami pun berangkat menuju restoran mewah berbintang lima, tak butuh waktu lama mobil yang kami tumpangi telah tiba di depan sebuah restoran mewah. kami pun turun dari mobil sport berwarna hitam milik mas althar .mata kia kembali di buat takjub melihat restoran yang ada di hadapan nya.
" ayo sayang kita masuk " ucap althar sambil menggandeng tangan ku.
dengan di sambut hangat oleh seorang pelayan kami pun duduk di meja yang sudah di pesan oleh mas althar, segera di tarik nya kursi dan menyuruh ku duduk.
" silahkan duduk tuan putri " ucap mas althar padaku dengan senyum manis nya.
" terimakasih sayang " sungguh aku merasa malu sekali di perlakukan seperti seorang tuan putri oleh suamiku.
pipiku mulai memerah bak strawberry yang sudah matang.
" kamu malu ya sayang, nggak usah malu kan aku suamimu sudah sepantasnya aku memperlakukan mu seperti seorang tuan putri dalam kehidupan ku " rasanya hatiku berbunga-bunga oh ya tuhan betapa beruntung nya aku di jodohkan dengan pria sebaik dan sehangat mas althar sifatnya yang ramah dan pengertian membuat ku merasa nyaman di dekat nya.
apakah benar saat ini aku sedang merasakan yang namanya jatuh cinta, entah kenapa rasanya jantungku berdebar debar saat dekat dengan nya. rasa mau copot ni jantung dari tempat nya saking baper nya.
" ehm, mas kok tumben kamu mengajak ku makan malam emang nya ada yang istimewa di malam ini sehingga mas mengajak ku berkencan " tanyaku pada nya.
" ya, malam ini adalah malam spesial bagiku dan akan menjadi malam spesial juga bagimu " jawab nya sambil menggenggam lembut tangan ku.
" oh ya, kalau aku boleh tau emang apa yang spesial di malam ini mas " tatapan ku berbinar-binar padanya berharap bahwa mas althar benar-benar mencintaiku dan bukan hanya sekedar membaperiku.
" malam iniaku ingin mengutarakan perasaan ku kepadamu kia, mungkin bagimu ini terlihat cukup singkat namun entah kenapa hatiku sudah mulai merasakan getaran cinta dan aku rasa kau sudah berhasil membuat ku tergila-gila padamu " ungkap mas althar dengan menatap ku intens dapat ku lihat tatapan nya penuh cinta terhadap ku.
" mas kalau aku boleh bicara sebenarnya a aku juga mencintaimu entah kenapa hatiku merasa nyaman dan damai saat bersama dengan mu dan jujur aku sangat takut kehilangan mu,aku bukan lah wanita yang sempurna karena itu aku takut jika cintamu untuk ku hanyalah sebuah rasa penasaran yang berujung pada kegagalan dan rasa sakit hati " ucap ku sendu tanpa sadar air mataku mengalir dengan sendirinya saat aku mengungkap kan perasaan ku kepada suamiku sendiri.
" apa yang kau katakan kia,aku ini suami mu sampai kapan pun cintaku hanya untukmu obsesiku padamu teramat besar dan sampai kapanpun tak akan surut dan malah akan semakin mengembang rasa itu seiring berjalan nya waktu, dan ingat lah janjiku ini aku akan selalu bersamamu dan aku akan selalu percaya padamu sampai kapanpun tapi aku mohon jangan pernah kau khianati kepercayaan ku, apa kau paham sayang ? " jelas nya padaku.
aku hanya bisa mengangguk dan tersenyum simpul.
" mas kia laper nih bucin nya di lanjut nanti lagi ya, sekarang kita makan dulu gimana ? "ajak ku seraya menunjukkan sifat manjaku pada suamiku itu.
" baiklah sayang sebaiknya kita makan sekarang dan setelah itu kita harus segera pulang karena aku punya pekerjaan penting yang harus ku selesaikan " ucap althar.
seusai menyantap nikmat makanan yang di pesan mas althar , kami pun segera berdiri dan bergandengan tangan keluar menuju mobil. saat di dalam mobil terlihat mas althar yang menatap ku dengan penuh hasrat tiba-tiba dia mencium bibirku dengan puas dan menggigit sedikit bibir bawah ku,rasanya manis sedikit sakit tapi aku sangat menikmati nya.
" I Love you istri kecil ku "
" I Love you too suami mes*um ku "
aku baperr maakkk melihat kelakuan menantumu ituu. hehehe