" hehehe ya maaf kia lupa ayang " ucap kia malu.
"hem baiklah nanti aku akan jemput kamu ya dan sebelum aku jemput kamu jangan pulang duluan aku takut nanti kamu kenapa-napa " pinta althar pada kia.
" iya iya sayang aku nggak kemana-mana kok ,kalau gitu aku masuk ke sekolah ya " sahut kia,sambil memegang gagang pintu untuk mencoba membuka pintu mobil sebelum pintu mobil terbuka di tarik althar dengan cepat lengan kia dan mendekatkan nya ke pelukan althar.
" apa kau tidak ingin berpamitan dan memberikan ku hadiah agar aku semangat bekerja " tanya althar.
" ha hadiah apa sayang " tanpa malu althar menempelkan jari telunjuk nya ke depan bibir kia yang membuat kia tersipu malu.
tanpa menunggu ba bi bu be bo di dengan cepat di daratkan althar ciuman hangat dan manis di bibir kia,sontak membuatnya diam sejenak sebelum dia menikmati ciuman itu, semakin dalam ciuman kedua insan itu tanpa di sadari bel sekolah sudah berbunyi.
tringg
tringg
tringg
mendengar suara bel tersebut althar pun dengan terpaksa melepaskan ciuman hangat itu dan membiarkan sang istri berpamitan masuk ke dalam sekokah, tak lupa kia mencium tengkuk tangan sang suami di ikuti juga oleh althar yang mencium kening kia.
sungguh romantis kisah cinta yang saat ini sedang mekar di antara kedua insan tersebut.
setelah kia memasuki sekolah nya althar pun melajukan mobil nya menuju kantor.
tak perlu menunggu lama mobil tersebut sudah terparkir rapi di depan kantor, ya memang althar orang yang baik dan sopan bahkan dia tak ingin menyuruh security kantor untuk sekedar memarkirkan mobil pribadinya, beda hal nya dengan sang adik yang lebih suka di antar jemput oleh supir pribadi nya.
mereka berpapasan di depan kantor dan berjalan bersama menuju ruangan pribadi nya masing-masing.
" sepertinya ada yang sedang berbunga-bunga hari ini " ledek fatih.
" anak kecil kok mau tau aja urusan orang dewasa " ledek althar terkekeh.
" bang sepertinya kau lupa ya bukan kah aku ini senior mu karena aku yang sudah lebih dulu menikah dan menikmati surga duniawi dan kau kan belum pernah merasakan nya walaupun kau sudah menikah jadi kau adalah junior nya hahaha " sahut fatih tak ingin kalah bicara dengan althar.
" apa-apaan ini senior dan junior sepagi ini kalian masih saja bergosip, cepat kerjakan pekrjaan kalian karena nanti akan ada rapat penting " ucap pak indra yang sejak tadi mendengar ucapan unfaedah putra-putranya. bagus sekertaris pribadi althar dan fatih pun ikut tertawa mendengar pembicaraan kedua bos nya. pak indra berlalu dan meninggalkan kedua putranya yang sedari tadi menunduk karena malu.
" diam kau jangan tertawa atau kau mau gajimu ku potong " ucap althar pada bagus.
" ampun bos jangan di potong dong cicilan ku banyak soalnya bos " ucap bagas sambil cengengesan.