"Apaan cantikkan aku? Nggak meyakinkan banget." Gue tersenyum kecil masih dengan tatapan nggak percaya, tadi katanya anak temen Mama yang cantik nah sekarang malah berubah.
"Kamu yang lebih cantik, masih nggak percaya?" Dan gue langsung mengangguk pelan, ya memang gue nggak percaya, mana mungkin gue lebih cantik.
"Kenapa kamu nggak percaya?" Tanya Kak Ken lagi.
"Ya gimana mau percaya? Omongan Kakak nggak jelas gitu, biasanya penilaian paling jujur itu ya penilaian yang pertama, setelah itu udah nggak meyakinkan sama sekali." Jelas gue yakin, ya gimana enggak, pendapat paling jujur ya pendapat di awal sebelum ada pengaruh apapun.
"Itu kamu denger dari siapa? Kakak udah jujur, tadi itukan belum selesai omongannya, di luar sana memang banyak perempuan yang cantik tapi yang paling cantik d