“Kak Iko?” gumam Nana ketika melihat salah satu sahabat mantan pacarnya berada di sampingnya dengan masih berada di atas sepeda motor.
“Lo kenapa? Diganggu?” Tanya Iko dengan tatapan menyelidik yang ditujukan kepada Kael. Yang sontak membuat Nana mengikuti arah pandangan Iko.
“Bukan, dia adik gue kak,” jawab Nana lemah.
“Lo yang siapa?” Tanya Kael balik. Sedikit ragu pada cowok blasteran atau oriental Jepang itu menjadi kenalan kakaknya.
“Em.. dia Kak Iko, sahabatnya Darrel,” ujar Nana sedikit memelankan ucapannya saat menyebut nama mantan pacarnya.
“Ck! Gue nggak mau tau, kita harus pulang kak, kondisi lo sekarang udah kayak gini. Masalah mobil, nanti aja mikirnya. Yang penting lo pulang dulu sekarang,” ujar Kael geram. Ia juga sudah menyarankan Nana untuk naik taksi saja, namun kak