Hari sudah mulai berganti, Pustin bersiap-siap untuk shift malamnya serta tugas yang diberikan Vito padanya harus dia lakukan dengan baik.
Sebelum bertugas, Vito meminta Pustin untuk bergabung bersama Finn. Mereka berdua akhirnya bisa bertugas berdua. Entahlah, bertugas berdua bersama Finn memang sangat jarang bagi Pustin sendiri atau lebih tepatnya mereka tidak ditempatkan di shift yang sama.
Akhirnya Pustin bertemu Finn yang tengah menunggunya di lorong. Mereka saling melempar senyum tipis, mungkin karena ditempatkan dalam shift yang sama membuat mereka berdua memiliki teman untuk bercerita.
“Tumben sekali kita mendapat shift yang sama, Pustin. Apa Vito tengah merencakan sesuatu?” tanya Finn seperti mencurigai Vito karena biasanya mereka tidak pernah ditempatkan di shift yang sama.
“