Karena pada faktanya, Semi terbangun dari mimpinya ketika ia merasakan sengatan tidak menyenangkan yang terasa di lehernya selama beberapa sekon. Sebelum otaknya bahkan berhasil mencerna, si pemilik tubuh ini sudah langsung bergerak dengan luwes atas apa yang ia hadapi kini.
Matanya masih membayang. Seakan akan nyawanya belum terkempul sempurnah sehabis mimpi mimpinya tadi. Tapi beberapa detik kemudian- yang ia sama sekali tak sadar bahwa tengah berdiri dengan pose kuda kuda-, iya akhirnya menyadari ada dua orang asing dengan mulut yang tertutup kain juga kepala yang diikat tutup dengan kain pula hingga gadis yang satu itu sama sekali tak dapat menyadari identitas kedua orang tersebut. Tapi satu hal yang bisa dicerna oleh otaknya saat ini adalah- bahwa keduanya assasin.
Keduanya adalah