Bibin,frendo duduk di resto ternama dengan pemandangan kota jakarta,bibin menikmati minumannya sementara frendo menatap kota jakarta,frendo menanyakan keadaan lazaro dan rico. Tidak ada kabar dari mereka,karza dan carlo datang dengan mobil mereka,carlo langsung memberitakan kabar tentang kondisi rico yang sudah sadar. Bibin dan frendo kaget kedatangan mereka termasuk kabar jika rico sudah sadar. Bibin bertanya alasan fia menyembunyikan kesembuhan rico,karza menyangkal jika rico mengalami amnesia yang membuat fia tidak ingin mengabarkan kesembuhan rico. Bibin dan frendo langsung terdiam sedih,mereka sudah senang mendengar kesadaran rico tapi tidak dengan kabar amnesia yang dialami rico. Frendo memikirkan beban fia,bibin menambahkan jika fia sudah sangat keras untuk bekerja di 2 perusahaan itupun sudah dibantu dengan jav dan rio namun tetap beban itu sangat berat bagi fia yang memegang 2 perusahaan sendirian.
Noe berusaha mengalihkan pikiran rico dengan menanyakan suasana di fila mereka,rico merasa tenang di fila ini. Rico merasakan kedamaian disini,ia merasa setiap sudut selalu membuat kilasan ingatannya. Noe kaget dan khawatir dengan kondisi rico,rico menenangkan noe bahwa dirinya baik.
Rio dan jav menghampiri rico dan noe,rio memberikan kode dengan noe,jav melihatnya. Jav mengalihkan dengan bergabung untuk olahraga,mereka olahraga Bersama dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu.
Fia bangun dan langsung turun menemui fredo dan clarin dan bertanya kemana lainnya,clarin menunjuk keberadaan mereka. Fia menoleh dan terpukau dengan jav saat olahraga,itu pertama kalinya fia melihat lengan jav,jav jarang memakai baju tanpa lengan. Clarin melihat fia yang terpesona lalu tersenyum memberi kode ke fredo. clarin membubarkan lamunan fia dengan menyuruhnya menyiapkan sarapan,fia kembali seperti biasa lalu membantu clarin,fredo memperhatikan menantunya yang terlihat salah tingkah karena ketahuan mengamati jav secara diam-diam.
Sabila mengecek handphone nya mendapati status rio dengan pemandangan yang indah,sabila kesal karena rio lepas dari beban pekerjaan sementara dirinya disuruh bekerja seharian dengan file yang setumpuk.
Sabila : enak banget ni anak liburan ga mikir kerjaan setumpuk gunung!! Mana ga ngajak-ngajak kan
nyebelin parah ni bocah,awas aja kalau lo balik bakal habis gue ceramahin riooo!! (kesalnya)
Sangking kesalnya sabila ia tidak menyadari jika jusnya menumpahi kertas kontrak yang dibuatnya. Sabila menjadi panik karena kontrak itu akan di minta carlo besok,sementara ia tidak mungkin mengulang karena banyak file yang harus dikumpul besok.
Sabila : astagaa gimana ini!!! Gara gara kesal sama rio jadi gini kan jadinyaaa!! Mana ini bakal diminta
sama tuan carlo besok,males banget kan harus ngulang pasti bakal dapat ceramah juga hish
sial banget sih kalau menyangkut riooooooo !! (geramnya)
Nale mendengarkan curhatan amadia tentang rumah lazaro. Amadia sedih karena seluruh fotonya diganti dengan alana,amadia sadar jika dirinya pernah melakukan yang sama ketika menyingkirkan frame alana dan itulah hukumannya. Nale menahan amarahnya,nale tidak bisa menerima amadia dianggap tidak ada. Amadia cerita tentang dokter pribadi lazaro,dirinya akan mengunjungi lazaro 2 kali dalam seminggu. Nale menanyakan kecurigaan keluarga disana,namun amadia mengatakan jika dirumah sangat sepi bahkan amadia tidak melihat rico disana. Nale mulai curiga,dan membuat amadia mencari tau keberadaan mereka juga keadaan rico.
Carlo meminta seluruh laporan dari karza,bibin,dan frendy. Mereka melaporkannya secara bergantian. Carlo juga bertanya tentang nale,frendy sudah menjalankan seluruh permintaan carlo untuk teliti dengan dokumen yang dibuat nale. Carlo berharap nale tidak curiga sehingga mereka tidak lalai dengan rencana nale. Frendy menambahkan jika amadia berusaha menemui fia dikantor Noe Grup namun dicegah oleh nale,carlo sedikit terkejut karena amadia tidak berhenti berusaha untuk menemui lazaro. Carlo senang karena amadia merasa menderita seperti apa yang fia dan rico rasakan saat lazaro lebih mementingkan amadia daripada kedua anaknya. Bibin mengungkapkan keinginannya untuk menghina nale dan amadia,carlo meminta bibin tidak gegabah untuk melakukan sesuatu yang bisa membalikkan bahaya ke keluarga noe.
Sorenya rio mengajak mereka untuk pergi ke persawahan didekat fila mereka,noe menyetujuinya. Clarin tidak sabar untuk melihat banyak sawah dan ingin menanam padi,fredo mengejek clarin yang tidak sadar usia. Rio membisikan rico dengan rencananya untuk membuat fia dan jav dekat.
Jav melihat fia,jav teringat bagaimana tangan fia menahan dirinya ketika pergi tadi pagi. Jav juga merasakan saat menyentuh tangan fia ada sesuatu yang berbeda dijantungnya.
Sabila mencoba mengeringkan surat kontrak itu agar bisa ia fotocopi sehingga dirinya tidak repot membuatnya baru. Sabila melakukannya lalu berhasil dan memuji dirinya sendiri.
Sabila : sabila sabilaa memang lo bisa diandalkan dalam segala hal, haruskah kita membanggakan
ini sekarang ?? (tersenyum bangga)
Mereka sampai di persawahan juga beberapa kebun,fia menikmatinya,fia merasa bebannya sedikit berkurang. Jav menatapnya dengan kagum karena jav melihat fia seperti menghirup kebebasan batinnya. Fia berjalan dengan mata tertutup dan tidak sadar mendekati tanaman padi dibawahnya,ketika fia ingin jatuh tangan jav langsung menangkapnya dan mereka beradu pandangan. Jav merasakan jantungnya berdetak cepat begitu juga dengan fia.
Jav : sepertinya ada sesuatu yang berubah disini.. kenapa mendadak detak jantung saya menjadi
cepat seperti ini ?? (ucapnya dalam hati)
Rio menyenggol rico juga clarin,clarin senang melihat pandangan didepannya. Jav menanyakan kondisi fia,fia menggeleng dan mengucapkan terima kasih,jav memintanya untuk memperhatikan jalan.
Jav : lain kali perhatikan jalan disekitar mu supaya tidak terjatuh lagi,kalau saya telat menolong
kamu akan jatuh keswah itu (protesnya)
Rio menghampiri jav dan fia yang sedang mengomeli fia
Rio : jav javv istri mau jatuh ditolongin udah bener tapi ya ngga di omelin juga kalii .. emangnya
fia sengaja mau jatuh gitu ??? yang romantic dikit kenapa si kayanya susah bangett (omelnya)
Rio : fia lebih baik kamu sama aku aja dijamin ga bakal aku omelin,yuk sini gandeng biar ga jatuh lagi
entar ada yang sewot kan jadi merusak mood
Rio menggandeng fia untuk bersamanya
jav merasa panas lalu menghentikan rio.
Jav : tunggu !!! (jav menghempaskan gandengan rio dan fia)
Jav : kenapa jadi kalian meninggalkan saya ?? (ucapnya datar)
Rio berusaha menahan tawanya melihat jav yang mulai cemburu,fia pun sedikit bingung dengan sikap jav dan terkaget ketika jav menghempaskan gandengan rio dan fia.
Jav lalu mengajak fia kearea sungai kecil. Fia menatap heran dngan apa yang jav lakukan,lalu merasa senang ketika jav menggandeng tangannya. Rico memuji rio yang berhasil membuat jav cemburu. Fredo tidak menyangka jika jav bisa cemburu dengan rio. noe tersenyum melihat sedikit perubahan pada jav,noe tau jav yang harus berubah dulu,karena fia tidak sulit untuk bisa akrab dengan orang dekatnya.
Diran menelpon rico namun tidak ada jawaban,padahal diran ingin memeriksa keadaan rico. Diran berharap keputusan noe bisa membawa kembali ingatan rico.
Bibi,carlo.frendy dan kenza menikmati makanan mereka juga sedikit berparty di restaurant yang mereka sewa itu. Kenza senang mereka bisa meluangkan sedikit waktu saat kesibukan mreka tidak terkendali. Bibin mengusulkan mereka akan melakukan party kecil ini seminggu sekali,carlo tidak mmpermasalahkannya dengan syarat jika gaji mereka akan dipotong. Mereka berubah pucat,carlo tertawa melihat mereka ketakutan.