Jav menyuruh fia untuk duduk dipinggir sungai,fia menurutinya dengan heran. Jav merasakan airnya sangat dingin dan tidak berani untuk menyentuh airnya,fia yang melihat itu langsung punya ide untuk menarik jav ke sungai,fia juga baru tau jika jav takut air dingin. Fia berjalan disungai lalu mengajak jav namun jav diam,fia mencoba membujuknya namun tidak mempan.
Clarin mencoba bertanam dengan penduduk desa,noe dan fredo melakukannya. Rico melihat sekitar ia merasa tidak asing dengan semua ini. Sekelibatan ingatan tentang masa kecilnya yang suka mandi di sungai,lalu kilabatan 4 orang yang sedang menanam padi dengan becanda. Kelebatan 2 orang yang asik melempar tanah,rico mendapatkan kelibatan ingatan itu dan merasa pusing. rio langsung menyuruh rico duduk dan meminum obatnya. Rio meminta rico tidak memaksakan ingatannya,rico bersikeras untuk mendapatkan ingatannya karena tidak ingin dirinya seperti dikasihani oleh keluarganya sendiri. Dalam hati rio menyukai rico yang sekarang,hangat dan tidak kaku seperti dulu ia temui. Disisi lain rio tidak ingin melihat fia bersedih dan menanggung beban perusahaan sendiri.
Fia punya ide baru ia berusaha untuk berpura tenggelam,itu akan membuat jav menolongnya dan panik. Jav yang menikmati alam tidak mengetahui fia yang hilang dari pandangannya,jav mulai panik dan melihat sekitar,ia pun akhirnya memberanikan diri masuk ke air sungai dan berteriak karena dingin. Fia menahan tawanya karena mendengar jav teriak kaget karena dingin. Jav berada ditengah sungai,fia berjalan pelan lalu mengagetkannya yang membuat jav kaget dan menarik fia masuk ke air sungai. Mereka jatuh dengan posisi jav dibawah dan fia diatasnya mereka menjadi adu pandang.
Fredo menanyakan keberadaan fia dan jav karena mereka harus pulang. Rio baru menyadari jika dirinya tidak melihat jav dan fia.
Sementara fia membantu jav bangun,jav kesal karena ulah fia dirinya harus basah. Jav tidak menerima uluran fia lalu menyuruhnya untuk kembali. Fia merasa bersalah karena fia tau jav kesal.
Noe bertanya alasan baju mereka yang bsah,jav hanya diam. Fia menjelaskan jika mereka jatuh di air,clarin meminta mereka segera kembali. Fredo mengerti tatapan dan sikap jav yang sepertinya kesal. Fredo berfikir bahwa fia yang membuat mereka bermain air.
Malamnya nale melihat kontrak Noe Grup dengan perusahaan lain. Nale punya rencana untuk mengubah kontrak itu dari keuntungan,kerugian. Nale juga berfikir untuk memindahkan client ini dengan perusahaan cabang yang tidak punya banyak keuntungan,agar client tersebut membatalkan kontraknya.
Malamnya jav berada dikamarnya dan menggigil,fia merasa bersalah. Dirinya membawakan sup kesukaan jav yang dibuat clarin. Jav tidak memandangnya sedikit pun. Fia duduk di sebelah jav,jav sibuk dengan ipadnya. Fia berusaha bicara dengan jav untuk meminta maaf,jav hanya mendiamkannya. Fia meminta jav untuk makan sup labu,jav mendiamkannya dan tidak ingin memakannya. Fia mengomeli jav supnya akan dingin. Jav tidak menanggapi,fia kehilangan kesabaran lalu mengambil mangkok dan menyendokinya persis didepan mulut jav. jav kaget dengann tindakan fia yang menyuapinya,fia meminta jav membuka mulutnya atau fia akan mengadukan ini ke clarin. Jav membuka mulutnya dan sendok fia langsung masuk ke mulut jav. jav memperhatikannya dengan baik dan memuji kecantikan fia. Fia menyuapi lagi hingga habis,disuapan terakhir fia meminta maaf dengan tindakannya di sungai tadi. Jav memakan suapan terakhir dan tidak menjawab fia. Fia pasrah dan menaruh mangkok lalu berbaring di sebelah jav.
Fredo cerita jika jav kesal dengan tindakan fia,clarin membela ketidaksengajaan fia. Fredo memakluminya dan berharap agar jav bisa memaafkannya.
Jav tidak bisa tidur,bgitu juga fia. Hingga akhirnya,jav mengatakan jika diirnya memaafkan fia dan memintanya agar tidak mengulanginya lagi karena jav tidak bisa tahan dingin maka ia akan dengan mudah menggigil, Fia diam mendengarkannya,fia lalu menjawab jav jika dirinya tidak mengetahui jika jav tidak kuat dingin. Jav mengatakan jika mereka harus terbuka agar mereka tau banyak hal,fia terdiam. Fia berfikir jika jav yang tidak terbuka dengannya bahkan lebih kaku darinya. Fia mendumal kecil jika jav yang tidak terbuka dan terkesan kaku. Jav mendengarkannya dan merasa tersindir. Jav berfikir bahwa fia juga tidak banyak terbuka dengannya,lalu menyalahkan siapa.
Besoknya,sabila kesiangan dan terburu-buru yang membuat surat kontraknya tertinggal. Sabila berlari dan bertabrakan dengan bibin,bibin kesal karena dia harus bertemu dengan sabila. Meeting dimulai,bibin meminta surat kontrak,sabila tidak menemukan surat itu dimapnya,client menunggu. bibin menahan amarahnya,hingga client meminta surat itu dikirim diperusahaannya dan menyayangkan JV City yang tidak tanggap dalam hal ini.
Amadia membangunkan nale karena diirnya akan kesiangan,namun nale terlihat santai. Amadia mengomeli nale yang tidak takut di pecat. Amadia menyiapkan sarapan sementra nale bersiap.
Diran menghubungi rico dan menanyakan keadaannya,rico berusaha menyembunyikan rasa sakit kepalanya dan kilasan ingatan yang selalu muncul. Diran meminta rico tidak berat mengingat juga meminum obatnya. Rico menanyakan keadaan lazaro,diran mengganti infus lazaro dengan pasrah. Rico terdiam karena tau jawaban diran.
Fia terbangun karena merasakan kakinya sangat berat,fia membuka matanya dan kaget karena kakinya ditimpa kaki jav. fia bingung apa yang harus ia lakukan,fia tidak ingin membangunkan jav karena mereka baru baikan.
Frendy melihat jam karena nale belum datang juga surat kontraknya ditangan nale. Client harus menunggu,frendy sangat kesal meliihat sikap nale yang seenaknya. Nale sengaja memilih jalan yang macet agar ia sangat terlambat dikantor,kali ini rencana nya akan dimulai untuk menghilangkan client penting dengan begitu Nor Grup akan mengalami defisit keuangan.
Carlo memimpin rapat di RBCA GRUP,karza mempresentasikan semuanya yang membuat client percaya dan menerima kerja sama mereka. Carlo bangga dengan kinerja kenza.
Noe menanyakan jav yang belum turun,noe berfikir jika jav masih sakit. Clarin mulai khawatir,fredo menenangkannya untuk tidak khawatir. rico bergabung dimeja makan,fredo menanyakan hasil pemeriksaan diran. Rico mengatakan semuanya baik,rico menyembunyikan rasa sakit yang sering ia hadapi saat kilasan ingatan itu muncul.
Bibin marah besar dengan sabila,keteledorannya membuat perusahaan hampir kehilangan kepercayaan di client,juga mendapat complain. Sabila mendiamkannya karena dirinya memang salah. Bibin meminta sabila mengambil surat kontrak itu dan mengirimkannya langsung ke perusahaan sebagai hukumannya,bibin pergi,sabila langsung lemas di kursinya.
Fia bermain dengan ipadnya sambil menunggu jav bangun dan membebaskan kakinya. Fia mengcek semuanya,dan terasa pusing karena fia belum makan semalam. Jav terbangun dan melihat fia sudah memegang ipad,jav lalu bangun. Fia mendumal kecil akhirnya kakinya terbebas,jav mendengarnya dan kaget kenapa ia melakukan itu.
Nale sampai dikantor dan melihat ruang meeting kosong,nale diminta keruangan frendy,nale berfikir rencananya berhasil. Didalam ruangan,frendy sangat marah karena keterlambatan nale. Frendy marah karna nale bersikap semaunya hanya karena fia tidak berada di kantor. Nale diam lalu menyerahkan kontraknya,nale meminta maaf dan pergi dengan senyum licik. Frendy curiga karena nale tidak marah,frendo mengecek kontraknya dan menemukan kesalahan disana,frendo marah karena nale ingin membuat client pergi. frendy memasukan kontrak itu dan mengirimnya ke fia.
Clarin membersihkan dapur dibantu 2 maid,fredo mengecek laporan perusahaan dengan rio. rico terduduk di ruang teras dengan persawahan terhambur. Rico tidak tau bayangan siapa yang ada difikirannya.
Fia menyiapkan sarapan,karena mereka telat mereka harus makan dikamar karena itu aturan di keluarga fia. Fia menyiapkan sarapan diteras kamar dengan pemandangan sawah,sungai dan gunung. Fia merindukan moment ini,masa kecilnya yang indah,tiba[1]tiba fia membayangkan moment berdua dengan jav. fia langsung tersadar dengann apa yang difikirkannya. Jav menatap fia heran,fia berusaha menjauhkan pikirannya. Jav menyela apa yang fia fikirkan,fia terkejut dengan kehadiran jav. mereka beradu pandang,fia menatap jav dalam dan mengingat semua hal terjadi di pernikahannya. Jav menatap fia dengan tatapan berusaha mengenali diri fia,jav berfikir dirinya belum mendapatkan diri fia yang sebenarnya. Selesai bertatap mereka makan diteras,jav mengatakan maaf untuk kejadian kaki yang menimpa fia,fia diam dan salah tingkah. Ada makanan yang nempel di bibir fia,jav melihatnya dan perlahan mengambil sisa makanan itu sambil beradu pandang. Jav merasakan jantungnya berdetak cepat.
Rio mencari jav karena ada masalah kantor yang harus di bicarakan dengan jav. rio melihat kamar jav yang masih tertutup,rio menanyakan apa yang jav lakukan hingga jav tidak turun dari kamarnya. Dengan kesal rio naik dan ingin memasuki kamar jav.