"selamat pagi mba aisyah, tadi den indra titip pesan sama bibi kalau mba aisyah mencari mas indra suruh bilang mas indra sholat di masjid sama papa, begitu mba aisyah" ucap bibi
"iya bi pagi, iya bi pantas tadi aisyah cari cari gak ada bahkan di mushola pun sepi" jawabku kembali
"di sini hanya sholat maghrib dan isya saja mba sholat berjamaah selebihkan di kamar masing masing mba" jelas bibi, aku hanya mengangguk
"enak gak di tinggal suami ke masjid tanpa bilang apapun dan ninggalin di kamar sendirian waktu tidur? baru aja di tinggal ke masjid sudah seperti itu mencari kesana kemari gimana kalau di tinggal poligami"
aku dan bibi serempak menoleh kearah suara tersebut, ternyata benar itu mama mertua.
kenapa mama harus berkata kata seperi itu, apa mama tidak suka kepadaku tapi kenapa selalu berbicara pedas di saat tidak ada mas indra dan papa kenapa hanya ada aku dan bibi mama berkata seperti itu ?
"maaf ma kalau tadi subuh aisyah bingung mencari mas indra kesana kesini karja mas indra tidak memberikan pesan sama aisyah" jawabku kepada mama mertua
"lagian apa harus indra kasih pesan sama kamu segala, harusnya kamu sebagi istri bangun lebih dulu sebelum suamimu bangun. ini malah enak enakan bangun siang akhirnya kelimpungan sendiri kan?" jawab ketus mama.
ya memang salahku juga kenapa tadi semepat kesiangan, lagian ulah mas indra juga yang bikin aku kecapean. tapi harusnya kan mama gak perlu omong poligami segala, apa mama masih berharap najwa sebagai menantunya.
apa video kemaren yang di berikan mas indra belum juga membuat mama sadar siapa itu najwa, atau memang mama saja yang tidak suka kalau aku jadi menantunya ?.
"wahhhh pada didapur ? pantas mas cari di kamar kok gak ada. lagi asik ngobrol apa nih sama mas sama papa dateng gak ada yang nyadar" tanya mas indra tiba2 dan langsung membuat kami terdiam.
"mas.. .. .. .." sapaku
"sudah pulang nak, papa mana ? ini mama habis sholay berjamaah sama aisyah langsung ke dapur rencana mau bikin minuman hangat sambil ngobrol ngobrol santai." ucap mama memotong ucapanku.
sholat berjamaah darimana dan kenapa mimik wajah dan cara berbicara mama berbeda kembali, sebenarnya apa yang mama tutupi bahkan jelas jelas mama tadi berbicara ketus terhadapku.
aku harus mencari tau apa sebabnya dan sepertinya aku tidak boleh terlalu lama untuk tinggal di sini seperti perkataan mas indra semalam.
ekor mataku melihat gelengan kepala bibi agar tidak menceritakan ucapan mama tadi, seperti bibipun sadar dengan sifat mama tadi. ya lebih baik sebaiknya aku membuat teh hangat saja.
"iya mas ini tadi rencana mau buat minuman hangat sambil nungguin mas sama papa pulang sambil ngobrol sampai sampai kami gak tau kalau kalian pulanh" ucapku.
padahal jujur saja mulut ini sudah mau membalas perkataan mama tadi tapi keburu mas indra pulang, sebaiknya akupun ikut bermain cantik seperti mama.
"mas, mau teh apa kopi ?"
"teh hangat saja sayang gak perlu terlalu manis karna kamu sudah manis" jawab mas indra menggoda.
"kalau papa mau apa ? biar aisyah buatkan" tanyaku pada papa mertua
"samain aja nak" jawab papa
ya akhirnya aku mulai membuat teh hangat saja dengan sedikit gula sehat. selama membuat teh aku sekalian membuat pisang goreng karna tadi melihat pisang di dapur.
"bikin apa sayang" tanya mas indra menghampiriku setelah tadi kekamar berganti pakaian yang telah aku siapkan tadi.
"biasa pisang goreng mas hehe kayaknya enak minum teh sambil makan pisang goreng." jawabku kepada mas indra.
"dek, kita tunda dulu pulang ke rumah kita ya ?" ucap mas indra yang langsung membuatku berhenti untuk memasukan pisang goreng ke penggorengan.
"kenapa mas ? bukannya semalem aku bilang lebih baik kita tinggal di rumah sendiri agar lebih mandiri " jawabku
"iya tadi mama bilang sama aku katanya lebih baik tinggal di sini saja karna biar ada temannya dan rumah lebih ramai lagi" jawab mas indra kepadaku
sebenarnya ada apa dengan mama ? beliau terlihat tidak menyukaiku tapi tetap menyuruh kami untuk tinggal di sini. belum lagi kalau papa dan mas indra kerja otomatis hanya kami yang di rumah.
sebenarnya apa yang mama rencanakan ?
.
.
.