1979, tiga tahun berlalu. Korea Selatan berkembang pesat di bawah kepemimpinan Presiden ke tiga, Park Chung Hee. Banyak hal yang berubah dalam tiga tahun tersebut, begitupun dengan kesembilan distrik yang masih berdiri hingga detik ini.
Seoul yang makmur, nyatanya berbanding terbalik dengan keadaan dari kesembilan distrik yang semakin pelik di saat pihak militer semakin memperluas daerah kekuasaan mereka dan entah sadar atau tidak sadar, yang mereka lakukan justru menindas para penduduk setempat.
Distrik 1, distrik makmur yang kini berubah menjadi tempat kejahatan. Meski terdapat Camp Militer di sana, hal itu seakan tak berarti bagi para pelaku kejahatan. Banyak orang yang gelap mata untuk mempertahankan hidup mereka. Perampokan dan pembunuhan telah menjadi hal yang biasa di sana, dan ba