Keesokan paginya, ketujuh pemuda itu kembali berkumpul di Bukit Terlarang. Kihyeon dan Chang Kyun datang paling awal, sedangkan Bae Joo Heon. Pemuda bermata sipit itu tampak dengan susah payah berlari menaiki bukit.
"Ya! Perhatikan langkahmu!" tegur Hoseok, mengingat ada begitu banyak ranjau di sekitar sana, sedangkan si sipit itu berjalan dengan seenaknya.
Dengan napas yang memburu, pada akhirnya Joo Heon sampai di tempat rekan-rekannya. "Sudah lama menunggu?"
Min Hyeok menjadi orang pertama yang membalas teguran Joo Heon. "Kau dari mana saja?"
"Ibuku terus saja menghalangiku ketika aku ingin pergi."
"Dan kau kabur sekarang," cetus Hyeon Woo yang di balas sebuah cengiran oleh Joo Heon.
"Hari ini apa lagi?" tanya si sipit kemudian.
"Kita berada dalam zona siaga."
Wajah semua orang