Maya memberontak saat ada seseorang yang membungkam mulutnya dari belakang dan membawanya.
"L-lepas. Lepas!" Gadis itu mencoba menyingkirkan tangan kekar di mulutnya. Namun, saat ia merabanya … ia mulai menyadari kalau ia sangat kenal dengan tangan itu.
Maya menoleh ke belakang dan tertegun melihat pria itu yang ternyata adalah Alex. "Alex!" katanya, lalu memeluk kekasihnya itu erat.
"Lex. Gue takut sekali, Lex. Gue mau pergi dari sini, Lex. Tolong bawa gue pergi!" pinta Maya dengan terisak tangis.
"Shut … diam, dulu. Jangan sampai mereka mengetahui keberadaan kita." Alex merenggangkan pelukannya, dan menggandeng tangan Maya. "Kita harus pergi dari sini," ujarnya. Lalu Alex mengajak Maya berlari dari sana.
"Lex, kaki gue sakit sekali!" Maya menghentikan langkahnya, dan memegangi lutu