Disebuah lembah di suatu daerah yang sangat jaush di ujung daratan.tinggalah sebuah permukiman yang indah,sederhana dan damai.dimana penduduknya sangat sopan dan santun menjaga alam sekitar seperti saudaranya sendiri,nama perkampungan itu adalah "kampung SABRON".
Kampung "SABRON' berbatasan dengan perbukitan dan laut yang indah dan asri.di dalam kampung tersebut di diami sekelompok orang yang menamakan diri mereka "Suku ARGAMIS". kesgiatan mereka sehari-hari berburu di hutan dan mencari ikan di laut.
Di dalam suku "ARGAMIS" dipimpin oleh seorang kepala suku yang sangat disegani dan berwibawa bernama "PADREA". Ahli dalam hal perburuan dihutan ,'PADREA" mempunyai anak laki-laki semata wayang yang bernama "DRAKA". ia mewarisi keahlian juga dalam hal perburuan dari bapaknya.teknik perburuan,pembuatan perangkap sangat dikuasainya.
Musim kemarau tiba saatnya penduduk suku"ARGAMIS" melakukan perburuan ysng mana setiap keluarga mengirimkan satu orang yang ikut andil dalam perburuan.berangkatlah para pemburu dari kampung "SABRON" tersebut memasuki hutan di dekat desanya,namun alangkah terkejutnya karena hutan yang mereka tuju telah mengalami banyak kerusakan akibat kebakaran yang membuat hewan-hewan semakin masuk kedalam hutan yang makin lebat dan liar.
Satu hari sampai dua hari mereka belum menemukan hasil buruannya.semakin jauh mereka memasuki hutan menuju sungai dan menyisiri sungai tersebut sampai ke hulu dan di hulu sungai tersebut mereka menjumpai kawanan rusa yg sedang makan dan minum ditepi sungai.
"DRAKA" mulai menyiapkan alat perburuannya dan membidik kawanan rusa tersebut.mengetahui ada pemburu kawanan rusa berlari cepat menaiki perbukitan...kejar mengejar terjadi begitu cepat hingga kawanan rusa tersebut terjebak diujung tebing dengan penuh konsentrasi"DRAKA" membidik dan melepaskan anak panahnya yang tepat mengenai leher rusa.bersamaan waktu itu sekelompok kawanan harimau mendahului mengambil hasil buruan rusa sebelum "DRAKA" dan kelompoknya menghampiri hasil buruannya..dan coba menghalau kawanan harimau tersebut.kawansn harimau berbalik menyerang "DRAKA' dan kelompoknya karena jumlah harimau lebih banyak meteka lari berpencar menyelamatkan diri masing -masing dari serangan kawanan harimau itu.
"DRAKA" dan ayahnya"PADREA" terpojok pada ujung tebing.ayanya mendapat banyak cakaran dan gigitan oleh harimau tersebut serangan para harimau semakin beringas takterkendali mengakibatkan "DRAKA" dan "PADREA" jatuh dari tebing ke sungai yg alirannya sangat deras dan tak sadarkan diri.
Tersadar"DRAKA" telah berada ditepi sungai dan ia segera mencari ayahnya yang berada tak jauh dari dirinya berada.karena mendapat serangan yang banyak membuat pendarahan yang hebat sehingga melemahkan stamina ,jiwa "PADREA" tidak tertolong dan meninggal.dengan sekuat tenaga "DRAKA" berteriak atas kematian ayahnya ditambah lukanya yang juga parah menyebabkan ia jatuh pingsan tak sadarkan diri lagi.
Tersadar"DRAKA" sangat bingung atas keadaan sekelilingnya yang ia rasa berbeda dengan kampungnya baik bentuk bangunan maupun cara berpakaian orang-orangnya yang semua mengenakan baju dan celana serba putih.